Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
TIONGKOK pada Selasa (12/9) mengumumkan kontingen yang terdiri dari 1.329 anggota, termasuk 886 atlet, yang akan berpartisipasi dalam ajang Asian Games Hangzhou mendatang.
Asian Games ke-19 akan digelar di Hangzhou, Provinsi Zhejiang, Tiongkok timur, mulai 23 September hingga 8 Oktober. Dalam ajang tersebut, 437 atlet putri dan 449 atlet putra Tiongkok akan bertanding dalam 407 nomor dari 38 cabang olahraga.
Di antara para atlet dengan rata-rata usia 25 tahun itu, sebanyak 36 atlet diantaranya adalah juara Olimpiade.
Baca juga : Indonesia Kirim 415 Atlet Asian Games 2023
"Saya berharap masyarakat dari seluruh dunia dapat bergabung bersama kami untuk menikmati budaya China di Hangzhou. Para pesenam sedang bersiap untuk unjuk gigi di panggung Asian Games," kata Zou Jingyuan, juara Olimpiade yang meraih dua medali emas di Universiade Chengdu pada Agustus.
"Tim kami telah berpartisipasi di banyak ajang internasional tahun ini untuk mempersiapkan diri menghadapi Asian Games. Kami telah berlatih keras dan yakin dapat mencapai yang terbaik di Hangzhou," kata Bao Shanju, atlet yang meraih medali emas di nomor sprint beregu putri balap sepeda trek di Olimpiade Tokyo pada 2021.
Baca juga : PSSI Berjanji Timnas U-24 akan Tampilkan Skuat Terbaik di Asian Games
Bagi mantan juara Olimpiade Lei Sheng, Asian Games Hangzhou menjadi kali kedua dirinya berpartisipasi dalam ajang Asian Games sebagai pelatih anggar, setelah berkompetisi di tiga edisi Asian Games sebelumnya.
"Pola pikirnya berbeda sebagai seorang pelatih. Saya harus berusaha sebaik mungkin untuk membantu para atlet meningkatkan kemampuan dan kinerja mereka di ajang internasional," jelas Lei. "Asian Games adalah peluang yang sangat bagus bagi mereka untuk belajar dari atlet-atlet dari berbagai negara dan kawasan lain serta mendapatkan pengalaman."
Dengan 630 atlet yang akan melakukan debut di Asian Games Hangzhou, Lei mengatakan bahwa para atlet muda ini harus berani untuk menang. "Jangan hanya berfokus pada hasil, tetapi juga proses kompetisinya," ujarnya.
Gao Zhidan, Direktur Administrasi Umum Olahraga, menyampaikan pidato di hadapan kontingen tersebut, mendorong para atlet untuk mencapai level baru di Asian Games Hangzhou dan Olimpiade Paris 2024.
"Seluruh tim harus melakukan upaya bersama untuk menunjukkan kekuatan olahraga Tiongkok. Asian Games Hangzhou juga mewakili platform besar untuk pertukaran budaya antara negara dan kawasan di Asia menuju masa depan bersama," kata Gao. (Xinhua/Ant/Z-4)
LEDAKAN hebat di sebuah pabrik bioteknologi di Provinsi Shanxi, Tiongkok Utara, menewaskan delapan orang dan kembali menyoroti persoalan keselamatan kerja
Penggabungan potensi budaya Indonesia yang kaya dengan teknologi maju Tiongkok merupakan formula tepat untuk menembus pasar global.
MoU ini fokus pada dua sektor utama. Yakni energi hijau dan ketahanan pangan.
Pemerintah Tiongkok menyatakan penyesalan atas berakhirnya Perjanjian New START antara AS dan Rusia. Beijing mendesak Washington melanjutkan dialog dengan Moskow.
UNICEF memberikan apresiasi tinggi atas komitmen kepemimpinan Indonesia dalam membangun kualitas generasi masa depan melalui penguatan gizi ibu dan anak.
Industri baja nasional tengah menghadapi tekanan global dan tantangan struktural, termasuk masuknya produk baja impor berharga rendah yang menekan daya saing.
Model tersebut berguna bagi investor sebagai alat bantu dalam investasi kuantitatif, dan akademisi dapat menggunakan hasilnya untuk menguji serta menyempurnakan teori.
CADANGAN emas bawah laut terbesar di Asia ditemukan oleh pihak Tiongkok di lepas pantai Laizhou, sebuah kota pesisir di Yantai, Provinsi Shandong.
PEMERINTAH Tiongkok menemukan cadangan emas bawah laut di lepas pantai Laizhou, wilayah Yantai, Provinsi Shandong.Temuan emas bawah laut itu telah mendorong total cadangan emas mereka.
TIONGKOK mencatat tonggak baru dalam eksplorasi sumber daya alam setelah menemukan cadangan emas bawah laut pertama sekaligus terbesar di Asia.
TIONGKOK mengumumkan penemuan deposit emas pertama di bawah laut. Temuan ini disebut sebagai deposit emas bawah laut terbesar di Asia
Teddy menjelaskan dalam acara parade yang digelar hari ini, hadir 26 pemimpin setingkat kepala negara atau kepala pemerintahan dari berbagai penjuru dunia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved