Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
TOUR of Kemala kembali digelar tahun ini di Banyuwangi, Jawa Timur. Ada alasan mengapa Yayasan Kemala Bhayangkari dan Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) memilih wilayah tersebut.
“Banyuwangi dipilih karena memiliki variasi rute tanjakan panjang dengan kombinasi jalan datar untuk menguji ketahanan dan kekuatan rider,” kata Koordinator Lapangan Tour of Kemala Banyuwangi 2023 Erni Agung di Gedung Bhayangkari Mabes Polri, Jakarta, Senin (21/8).
Erni mengatakan Banyuwangi juga tidak bisa dipisahkan dalam sejarah balap sepeda Indonesia. Sebab, Banyuwangi telah melahirkan atlet-atlet berprestasi.
Baca juga: Tour of Kemala akan Digelar di Banyuwangi
“Bahkan tempat pelatihan ISSI berada di Banyuwangi,” papar dia.
Erni menyebut alasan lainnya, yakni Banyuwangi memiliki banyak keindahan yang perlu disebarluaskan. Mulai dari Jawatan Benculuk, Waduk Wajulmati, hingga Osing Kamiren.
“Serta masih banyak lagi yang juga memiliki daya tarik pengunjung asing,” ujar dia.
Baca juga: Mengenal Aiman Cahyadi, Pembalap Sepeda Indonesia yang Sukses di SEA Games dan Klub Profesional
Erni juga menceritakan pengalamannya saat melakukan survei ke Banyuwangi. Dia terkesima dengan kuliner di sana salah satunya batok tawon.
“Batok tawon harus dicoba dan nanti kita bertemu di Banyuwangi,” tutur dia.
Tour of Kemala Banyuwangi 2023 digelar pada 7 Oktober hingga 8 Oktober. Ajang balap sepeda itu terbagi atas dua kategori, yakni race 128 kilometer (km) untuk peserta profesional nasional dan internasional di hari pertama.
Kategori kedua ialah tour 55 km yang berlangsung di hari kedua. Peserta nonprofesional bisa berpartisipasi dalam kategori ini. (Z-6)
Bosan dengan Bali? Temukan 7 destinasi WFA terbaik di Indonesia tahun 2026. Panduan lengkap infrastruktur internet, biaya hidup, dan komunitas digital nomad.
Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang meminta SPPG membuat perjanjian tertulis dengan sekolah penerima manfaat terkait batas waktu konsumsi Makan Bergizi Gratis.
Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang menegaskan kepala SPPG dilarang memaksa sekolah menerima Makan Bergizi Gratis. Program MBG bersifat sukarela dan menyasar yang paling membutuhkan.
Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang menegaskan kepala SPPG wajib rutin ke sekolah penerima MBG agar data valid dan kasus sekolah kosong seperti di Madura tak terulang.
Wakil Ketua Umum MUI Banyuwangi, Sunandi Zubaidi, mengecam aksi biduan seksi yang berjoget erotis di panggung peringatan Isra Mikraj.
IDE.IND 2025 diikuti sejumlah jenama dari berbagai daerah yang telah mengikuti kegiatan akselerasi, pelatihan dan pendampingan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved