Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Aruba.It Ducati Michael Ruben Rinaldi mengatakan, secara perlahan kembali dalam performa terbaiknya usai melewati hari pertama World Superbike (WSBK) Italia di Sirkuit Imola, Jumat (14/7) waktu setempat.
Rinaldi tampil sebagai pebalap tercepat yang memuncaki catatan waktu dua sesi latihan (FP) gabungan, terlepas dari cedera pergelangan kaki yang ia derita karena kecelakaan di Sirkuit Donington Park, Inggris, beberapa waktu lalu.
"Saya merasa 'aneh' dengan motornya, mengingat setelah kecelakaan di Donington Park saya menghabiskan hampir satu minggu di tempat tidur. Saya berlatih sedikit untuk mencoba dan tidak kehilangan terlalu banyak energi. Tapi saat ini, saya bisa berkendara cukup cepat, meski ada rasa tidak nyaman," ungkap Rinaldi, dikutip dari keterangan resmi WSBK, Sabtu.
Baca juga: Bautista Sebut Kemenangan WSBK Inggris Dicapai dengan Berat
Lebih lanjut, rekan satu tim juara bertahan Alvaro Bautista itu mengatakan terdapat sejumlah pembaruan untuk motornya, dan hal itu dinilai berhasil karena ia mampu melakukan putaran dengan cepat, terutama pada beberapa lap terakhir sesi latihan.
Berbicara tentang kondisi fisiknya setelah hari pertama, Rinaldi tidak mengelak bahwa ia cukup kelelahan, namun juga tetap berharap dapat mempertahankan performa dan kecepatannya pada hari kedua.
Baca juga : Bagnaia Sukses Pertahankan Gelar di GP Belanda
"Saya merasa cukup lelah karena tidak berlatih dengan benar akibat kecelakaan di Donington, tapi di FP2 saya merasa jauh lebih baik. Jadi, saya pikir besok harus minum obat untuk menghilangkan sakit di pergelangan kaki karena hari Jumat ini, saya tidak minum apa-apa, hanya untuk memahami di mana rasa sakit itu," ujar Rinaldi.
"Saya harus bisa membalap tanpa fokus ke rasa sakit di kaki saya ini. Saya tidak ingin membuat rencana tertentu, tapi yang jelas, saya hanya ingin mencoba dan menemukan kebahagiaan saat membalap dengan motor ini," imbuhnya.
Pada sisi lain, Bautista hanya finis di urutan kedelapan secara keseluruhan menyusul adaptasinya yang cukup sulit di sirkuit ini.
Sementara itu, tepat di belakang Rinaldi ada Alex Lowes (Kawasaki Racing) yang mencuri perhatian dengan akselerasi dan serangan di putaran-putaran terakhir. Ia hanya terpaut 0,151 detik dari pemimpin balapan. Rekan satu timnya, Jonathan Rea, mengalami crash di tikungan terakhir namun berhasil melanjutkan dan menyelesaikan 15 lap.
Lebih lanjut, Garrett Gerloff dan Loris Baz dari tim Bonovo Action BMW mengalami insiden awal tapi kemudian mampu kembali ke lintasan, dengan Gerloff menempati posisi ketiga dalam klasemen gabungan.
Selain itu, Axel Bassani (Motocorsa Racing) dan Andrea Locatelli (Pata Yamaha Prometeon WorldSBK Team) juga menampilkan performa yang kuat di kandang masing-masing finis keempat dan kelima. (Ant/Z-4)
Inspirasi desainnya diambil dari model-model legendaris seperti Ducati 60 (1949) hingga Gran Sport Marianna (1955), motor balap pertama karya insinyur legendaris Fabio Taglioni.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Aprillia menebar ancaman di sisa seri akhir musim ini. Pembalap mereka, Marco Bezzecchi, berada di performa tertinggi untuk bersaing memperebutkan gelar juara di setiap balapan.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
Manajer tim Ducati Davide Tardozzi menegaskan tim sudah berusaha semaksimal mungkin memperbaiki koneksi Francesco Bagnaia terhadap motornya.
Bagnaia, gagal menunjukkan performa konsisten seperti dua musim sebelumnya.
Joan Mir sendiri menegaskan bahwa prioritasnya adalah tetap berada di tim pabrikan Honda, meskipun perpanjangan kontrak belum diumumkan.
KAWASAKI Racing Team (KRT) FIM Superbike World Championship bakal diperkuar Alex Lowes dan Axel Bassani di ajang World Superbike Championship (WorldSBK) 2024.
FEDERASI Olahraga Motor Internasional (FIM), Asosiasi Tim Balap Motor Internasional (IRTA), dan penyelenggara MotoGP Dorna Sports mengonfirmasi pembatalan Grand Prix (GP) Argentina 2024.
Juara dunia Alvaro Bautista masih akan tinggal di tim pabrikan Ducati bersama rekan barunya, Nicolo Bulega, yang naik kelas dari World Supersports (WSSP).
Iannone resmi bergabung dengan Team GoEleven untuk berkompetisi pada WSBK 2024 dengan menunggangi Ducati Panigale V4 R.
Biaya penyelenggaraan yang besar diduga menjadi alasan untuk memilih apakah WSBK atau Moto-GP yang bisa tetap digelar di Lombok.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved