Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
NOVAK Djokovic menjadi petenis ketiga sepanjang sejarah yang meraih kemenangan ke-350 di turnamen Grand Slam setelah mengalahkan Jordan Thompson di putaran kedua Wimbledon, Rabu (5/7).
Juara bertahan itu mengalahkan lawannya asal Australia dengan skor 6-3, 7-6 (7/4), dan 7-5 untuk melaju ke putaran ketiga Wimbledon.
Di putaran ketiga Wimbledon, Djokovic akan berhadapan dengan pemenang laga antara Tomas Martin Etcheverry dan Stan Wawrinka.
Baca juga: Kalahkan Thiem, Tsitsipas Bertemu Murray di Putaran Kedua Wimbledon
Roger Federer (369) dan Serena Williams (365), keduanya telah pensiun pada tahun lalu, merupakan petenis dengan kemenangan Grand Slam lebih banyak dari Djokovic.
AFP/SEBASTIEN BOZON--Petenis Australia Jordan Thompson
Satu break point memastikan Djokovic memenangkan set pertama sebelum unggulan kedua asal Serbia itu membutuhkan tie break di set kedua.
Thompson, yang berperingkat 70 dunia, bermain konsisten sepanjang set ketiga sebelum akhirnya menyerah di gim ke-12 saat kedudukan 6-5.
Baca juga: Melaju ke Putaran Kedua Wimbledon, Alcaraz Lontarkan Peringatan Bagi Djokovic
Djokovic tengah memburu gelar Wimbledon yang kedelapan. Jika berhasil, petenis berusia 36 tahun itu akan menyamai rekor milik Federer.
Djokovic juga memburu gelar Grand Slam yang ke-24, yang akan membuat dia menyamai rekor milik Margaret Court. (AFP/Z-1)
Boris Becker baru berusia 17 tahun, tujuh bulan, dan 15 hari ketika ia mengalahkan Kevin Curren pada 1985, menjadikannya juara tunggal putra Wimbledon termuda sepanjang masa.
Swiatek mengalahkan Guo Hanyu, petenis dari babak kualifikasi, dengan skor meyakinkan 6-3, 6-1.
Sinner memilih untuk fokus ke pemulihan cedera yang didapatnya di Wimbledon 2025.
Juara Wimbledon 2025 Jannik Sinner memberikan hadiah berupa bola tenis bertanda tangan kepada Pangeran George dan Putri Charlotte.
Carlos Alcaraz mengaku kekalahannya atas Jannik Sinner di Wimbledon memotivasinya untuk terus berkembang.
Jannik Sinner berhasil mengukir sejarah di Wimbledon setelah menundukan rivalnya Carlos Alcaraz 4-6, 6-4, 6-4, 6-4.
“Senang bisa kembali lagi, ini jelas lapangan favorit saya,”
Novak Djokovic, awalnya, memproyeksikan Adelaide International sebagai ajang pemanasan utama sebelum bertarung di Australia Terbuka.
“Saya tidak pernah meremehkan lawan-lawan saya. Saya punya banyak hal untuk dipertaruhkan dan dia tidak, jadi saya harus berhati hati,”
NOVAK Djokovic menandai kembalinya ke lapangan setelah tiga pekan absen dengan kemenangan meyakinkan atas Alejandro Tabilo pada babak 16 besar turnamen ATP Athena, Selasa (4/11)
Novak Djokovic dipastikan lolos ke ATP Finals 2025 ketika undian untuk turnamen ATP 500 di Basel dan Wina dirilis, dikutip dari ATP, Minggu (19/10).
Novak Djokovic masih mengejar satu gelar lagi untuk menggeser petenis Australia Margaret Court dalam perebutan gelar tunggal Grand Slam terbanyak dalam sejarah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved