Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
CHARLES Leclerc memuji performa tim Ferrari dan mengungkapkan optimismenya setelah mengamankan podium ke-800 Ferrari sepanjang massa dengan finis kedua di belakang Max Verstappen di GP Austria, Minggu (2/7).
Setelah meraih serangkaian hasil mengecewakan, Leclerc bangkit dan mengaku dirinya menyukai tantangan yang dihadrikan oleh Sirkuit Red Bull Ring dan Silverstone, yang akan menjadi tempat GP Inggris, pekan depan.
"Peningkatan yang dilakukan tim membuat saya merasa lebih baik dan tampaknya kondisi kami semakin baik untuk masa depan," ungkap Leclerc.
Baca juga: Max Verstappen Menangkan Grand Prix Austria
"Saya rasa kami tampil maksimal pada Jumat dan lagi pada hari ini."
"Kemarin, masalahnya ada pada diri saya. Saya gagal memacu mobil agar lebih cepat. Namun, hari ini, kami berhasil naik podium. Saya rasa tim telah bekerja dengan baik namun kami masih harus bekerja keras untuk mengejar Max dan Checo (Perez) yang masih sangat cepat," lanjutnya.
Baca juga: Verstappen Incar Kemenangan Ketujuh di Kandang Red Bull
Pembalap kedua Red Bull, Sergio Perez, finis ketiga setelah mengawali balapan di posisi 15. Perez sebenarnya berpeluang finis kedua namun harus bertarung lama dengan pembalap kedua Ferrari, Carlos Sainz, yang finis keempat. (AFP/Z-1)
Bagnaia mengaku mulai kehilangan kesabaran menunggu solusi dari Ducati atas kesulitannya dengan motor GP25.
Sejauh ini, finis terbaik Martin bersama Aprilia adalah posisi ketujuh di GP Ceko di Brno.
Marco Bezzecchi memimpin 19 lap pertama balapan di depan Marc Marquez, tetapi turun ke posisi kedua, lalu ketiga setelah gagal bersaing dengan Marquez dan Fermin Aldeguer.
Francesco Bagnaia kesulitan menemukan performa terbaiknya di motor GP25 yang memiliki karakteristik pengereman yang bertolak belakang dengan gaya balapnya.
Pada tujuh kali balapan GP Austria sebelumnya, Marc Marquez selalu gagal finis terdepan pada balapan utama di Spielberg.
Enea Bastianini memulai balapan dari posisi start kelima musim ini, sebelum akhirnya mampu mengamankan finis lima besar di balapan kandang tim KTM.
Arthur Leclerc akan membawa mobil Ferrari SF-25 di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi menggantikan posisi Lewis Hamilton.
Charles Leclerc dan Lewis Hamilton kembali kesulitan di kualifikasi F1 GP Qatar, finis di luar posisi depan dan mengaku mobil Ferrari sulit dikendalikan.
Lewis Hamilton mengungkapkan bahwa kondisi pengereman sangat sulit dikendalikan dan menyebabkannya dalam kondisi yang sering kehilangan kendali di GP Las Vegas.
Charles Leclerc tampil begitu kesulitan sepanjang kualifikasi dan harus menempati posisi kesembilan. Sementara rekan setimnya Lewis Hamilton harus puas berada di posisi buncit.
Rumor mengenai masa depan Hamilton mulai mencuat setelah penampilan mengecewakan di GP Meksiko bulan lalu.
Semenjak didatangkan Ferrari, awal musim ini, Lewis Hamilton belum memenangkan satu pun balapan hingga seri ke-20 musim ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved