Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Ducati Lenovo Francesco Bagnaia mengaku tidak ambil pusing meski gagal menyempurnakan pencapaiannya sejauh ini di GP Jerman melalui balapan Sprint, Sabtu (17/6) waktu setempat.
Bagnaia disalip pembalap tim satelit Ducati Prima Pramac Jorge Martin di balapan Sprint, setelah sebelumnya ia meraih posisi pole di babak kualifikasi.
"Saya puas dengan hasil kali ini, tapi memang, sejujurnya, saya tidak memiliki kecepatan seperti Jorge, yang lebih kuat dari saya. Itu bukan kejutan karena dia sangat kuat sepanjang akhir pekan ini, jadi saya memang sudah berekspektasi demikian," kata Bagnaia, dikutip dari laman resmi Ducati Corse, Minggu (18/6).
Baca juga : Francesco Bagnaia Teken Perpanjang Kontrak dengan Ducati Corse Hingga 2026
Dengan P2 di Sprint, pembalap yang juga akrab disapa Pecco itu mendapatkan 9 poin saja dari balapan Sprint. Tepat di belakang Pecco, ada Jack Miller (Red Bull KTM) yang juga sama kompetitifnya.
"Pertarungan di lap awal terasa menyenangkan. Saya menikmati balapan tersebut bersama Jack dan Jorge. Saya melakukan sedikit kesalahan di tikungan 1, tapi selain itu, saya senang karena finis kedua selalu merupakan hasil yang bagus dan menunjukkan bahwa performa kami terbukti bagus," ujar juara dunia 2022 itu.
"Mari lanjutkan tren positif ini karena besok akan menjadi balapan yang penting dan saya harus meningkatkan diri di sejumlah sektor dimana saya berpotensi kehilangan sedikit waktu (saat balapan utama)," imbuhnya.
Baca juga : Ducati Mendominasi Uji Coba Pramusim MotoGP di Qatar
Sementara itu, rekan satu tim Bagnaia, Enea Bastianini, mendapatkan start bagus dari baris keempat grid di posisi kesebelas, namun kehilangan sedikit waktu di paruh kedua balapan dan hanya bisa finis kesepuluh setelah mengungguli Marc Marquez (Repsol Honda).
"Sayang sekali karena saya seharusnya bisa menjalani balapan yang bagus, tapi, bagaimana pun, besok adalah hari lain, dan ini adalah kesempatan untuk mencoba lebih baik lagi," kata Bastianini.
"Saya juga mulai merasa cukup bugar kembali, dan di sini rasa sakit yang saya alami (usai cedera) sangat minim. Tapi saya memang masih membutuhkan waktu untuk pulih sepenuhnya dan meraih kembali kekuatan maksimal. Saya pikir saya berada di level yang baik sekarang, jadi mari berharap semuanya akan berjalan bagus mulai dari sini," pungkasnya. (Ant/Z-1)
Marc Marquez baru saja mengamankan kemenangan GP Jerman yang berlangsung di Sirkuit Sachsenring, Minggu (13/7).
Alex Marquez mengamankan podium kedua setelah finis di belakang sang kakak yakni pembalap Ducati Lenovo Marc Marquez di GP Jerman yang berlangsung di Sirkuit Sachsenring, Minggu (13/7).
Memulai balapan dari posisi terdepan, Marquez langsung melesat dan menjaga jarak aman dari para rivalnya sepanjang lomba.
Di tengah cuaca hujan dan trek yang licin, Marc Márquez masih mampu menunjukkan dominasi di Moto GP Jerman, di Sirkuit Sachsenring.
Francesco Bagnaia mengakui performanya belum maksimal pada hari pertama Moto GP Jerman 2025 di Sirkuit Sachsenring, Jumat (11/7).
Gelaran Moto GP Jerman 2025 telah dimulai pada Jumat (11/7). Fabio Digiantonnio menjadi yang tercepat pada ajang free practice. Hari ini, Sabtu (12/7), Sprint Race akan digelar.
Inspirasi desainnya diambil dari model-model legendaris seperti Ducati 60 (1949) hingga Gran Sport Marianna (1955), motor balap pertama karya insinyur legendaris Fabio Taglioni.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Aprillia menebar ancaman di sisa seri akhir musim ini. Pembalap mereka, Marco Bezzecchi, berada di performa tertinggi untuk bersaing memperebutkan gelar juara di setiap balapan.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
Manajer tim Ducati Davide Tardozzi menegaskan tim sudah berusaha semaksimal mungkin memperbaiki koneksi Francesco Bagnaia terhadap motornya.
Bagnaia, gagal menunjukkan performa konsisten seperti dua musim sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved