Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto terhenti di perempat final Indonesia Terbuka 2023. Unggulan nomor satu itu kandas di tangan wakil India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty.
Pada laga perempat final yang berlangsung di Istora GBK, Jakarta, Jumat (16/6), Fajar/Rian takluk 13-21, 13-21. Sepanjang laga Rankireddy/Shetty tampil lebih nyaman mendominasi permainan khususnya bola-bola depan.
"Hasilnya belum seperti yang kita inginkan. Kita akui kita kalah dari semua pola permainan, lawan bermain lebih baik. Mulai dari defend hingga menyerang kita sudah coba tapi mereka memang lebih baik," kata Fajar seusai laga.
Baca juga: Ganda Campuran Indonesia Habis di Perempat Final
Laga di Istora ini merupakan pertemuan pertama kedua pasangan sejak kali terakhir bersua di Thailand Terbuka 2019. Pasangan India itu kini menyamai rekor pertemuan menjadi 2-2.
Diakui Fajar/Rian, perlawanan yang mereka berikan tak maksimal meski saat ini tak lagi terkendala cedera.
Baca juga: The Daddies Anggap Menang dan Kalah Harus Jadi Motivasi Seorang Atlet
Usai menjadi nomor satu dunia, penampilan mereka diakui menurun. Peluang mencetak hattrick gelar Super 1000 setelah juara di Malaysia Terbuka serta All England kini tertunda dan tersisa di Tiongkok Terbuka.
"Kita harus lebih konsisten. Kalau bisa dibilang memang turun banget setelah All England dan Malaysia," ucap Fajar.
"Kita pribadi pun ingin bisa selalu juara di setiap turnamen tapi memang setiap pemain punya kendala masing-masing. kalau sudah kalah gini kita pasti evaluasi lagi," sahut Rian. (Dhk/Z-7
Sabar Karyaman Gutama/Muhammad Reza Pahlevi Isfahani mengakhiri perlawanan rekan senegaranya Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat 21-12 dan 21-13 di laga 16 besar Prancis Terbuka.
Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat akan menantang rekan senegara mereka, Sabar Gutama/Muhammad Reza Pahlevi di babak 16 besar Prancis Terbuka.
Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat menumbangkan unggulan kedua Aaron Chia/Soh Wooi Yik dari Malaysia dengan skor 21-17 dan 21-13 di babak 32 besar Denmark Terbuka.
PBSI akan menjajal kombinasi baru di sektor ganda putra dengan memasangkan Muhammad Rian Ardianto bersama dua pemain berbeda, yakni Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan dan Rahmat Hidayat.
Setelah Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis, Fajar akan berduet dengan Muhammad Shohibul Fikri, sedangkan Rian dipasangkan dengan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan.
Pebulu tangkis Indonesia yang masuk daftar unggulan di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025 adalah Jonatan Christie, Gregoria Mariska Tunjung, Fajar/Rian, dan Sabar/Reza.
Di partai ketiga fase grup BWF World Tour Finals, Fajar/Fikri akan berhadapan dengan Liang Weikeng/Wang Chang.
FAJAR Alfian menatap peluang meraih hasil lebih baik pada BWF World Tour Finals 2025 dengan pasangan barunya, Muhammad Shohibul Fikri.
Fajar/Fikri menyebut performa Raymond/Joaquin sebagai harapan baru bagi keberlanjutan tradisi kuat sektor ganda putra bulu tangkis Indonesia di level dunia.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri harus absen dalam BWF World Tour Super 500 Kumamoto Masters karena terkendala visa.
Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri harus puas keluar sebagai runner up pada ajang Prancis Terbuka 2025.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri tembus final French Open 2025 setelah menyingkirkan Chia/Soh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved