Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS peringkat dua dunia Aryna Sabelenka secara mengejutkan kalah straight set di perempat final Miami Terbuka dari petenis Rumania Sorana Cirstea, yang berhasil mencpai semifinal turnamen WTA 1000 pertamanya dalam tempo satu dekade.
Cirstea, yang berperingkat 74 dunia, membukukan kemenangan 6-4 dan 6-4 atas lawannya yang merupakan juara Australia Terbuka untuk melaju ke semifinal turnamen ATP 1000 pertamanya sejak 2013.
Petenis berusia 32 tahun itu mengalami kebangkitan sejak menggandeng Thomas Johansson sebagai pelatihnya. Dia mencapai babak perempat final di Indian Wells. Cirstea juga mengalahkan petenis peringkat empat dunia asal Prancis Caroline Garcia di Miami Terbuka dan di Indian Wells Mastres.
Baca juga: Rybakina Melaju ke Semifinal Miami Terbuka
Dalam pertemuan pertamanya melawan Sabalenka, Cirstea tampak bermain dengan nyaman dan tenang saat mematahkan servis petenis Belarus itu di gim pertama.
Sabalenka berbalik mematahkan servis Cirstea untuk mengubah kedudukan menjadi 4-4 namun petenis Rumania itu sukses memenangkan set pertama, yang membuat lawannya terlihat frustasi.
Cirstea kembali mematahkan servis Sabalenka di gim pertama set kedua. Saat kedudukan 5-4, Cirstea berhasil menyelamatkan diri dari ancaman dua break point sebelum melakukan servis aces yang mengakhiri laga.
Baca juga: Rybakina, Sabalenka, dan Pegula, Melangkah ke Delapan Besar
Petenis veteran itu mengaku terkejut bisa mengalahkan Sabalenka.
"Saya sulit berkata-kata. Saya sudah siap menghadapi laga yang berat. Namun, saya berhasil bermain dengan apik dan puas dengan penampilan saya meski kemenangan ini tidak disangka-sangka," ungkap Cirstea.
"Saya sangat senang bisa mengalahkan Aryna, karena dia tampil apik di beberapa laga terakhir. Dia mungkin adalah salah satu dari dua atau tiga petenis terbaik saat ini. Jadi, kemenangan ini sangat penting bagi saya," lanjutnya.
Di babak semifinal, Cirstea akan berhadapan dengan pemenang laga antara Ekaterina Alexandrova dan Petra Kvitova. (AFP/Z-1)
Jannik Sinner berpotensi menjadi petenis putra pertama yang memenangkan Sunshine Double sejak Roger Federer pada 2017.
Aryna Sabalenka, sukses mempertahankan gelarnya di turnamen WTA 1000 Miami Terbuka setelah menumbangkan unggulan keempat, Coco Gauff, lewat drama tiga set 6-2, 4-6, dan 6-3.
Duel petenis papan atas tersaji di final Miami Terbuka. Aryna Sabalenka bertekad pertahankan gelar, sementara Coco Gauff incar trofi di rumah sendiri.
Jannik Sinner melaju mulus ke semifinal Miami Terbuka setelah menumbangkan Frances Tiafoe.
Petenis AS Coco Gauff tampil dominan mengalahkan Karolina Muchova untuk amankan tiket final Miami Terbuka pertama kalinya.
Aryna Sabalenka tampil dominan di Miami Open, sementara Daniil Medvedev harus angkat koper setelah kalah dramatis dari Francisco Cerundolo.
Muchova, yang mencapai final Prancis Terbuka, Juni lalu, akan berhadapan dengan unggulan keenam asal AS Coco Gauff di laga semifinal AS Terbuka.
Cirstea, yang berusia 33 tahun, terakhir kali tampil di babak perempat final turnamen Grand Slam di Prancis Terbuka 2009.
Petenis Polandia itu belum kehilangan satu set pun pada pekan ini termasuk kala mengalahkan mantan juara Amerika Serikat (AS) Terbuka Bianca Andreescu dan Emma Raducanu.
Petenis berusia 20 tahun ini mengaku beruntung karena lolos dari tekanan Cirstea mengingat memiliki statistik buruk saat tertinggal pada set pertama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved