Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
FERRARI, Rabu (15/3), mengonfirmasi bahwa Charles Leclerc akan terkena penalti di GP Arab Saudi Formula 1 di Jeddah, akhir pekan ini, menyusul pergantian komponen elektronik power unit yang telah melebihi alokasi per musimnya.
Tim pabrikan Italia itu mengganti baterai dan kontrol elektronik pada mesin Leclerc sebelum start balapan pembuka GP Bahrain, dua pekan lalu.
Pembalap Monaco itu kemudian harus kehilangan podium karena mengalami masalah teknis jelang finis.
Baca juga: Ferrari Optimistis Bisa Kalahkan Red Bull di Formula 1 2023
Regulasi Formula 1 mengizinkan tim menggunakan dua komponen kontrol elektronik per musimnya tanpa terkena penalti, namun Leclerc akan memakai komponen yang ketiga untuk balapan di Jeddah nanti sehingga dia bakal terkena penalti setidaknya mundur 10 posisi start.
"Kami menemukan penyebab dari masalah yang menghentikan Leclerc di Sakhir dan akan menggunakan CU (control unit) ketiga di mobilnya, yang berarti kami akan mendapat penalti," kata kepala tim Ferrari Frederic Vasseur, dikutip dari laman resmi tim, Rabu (15/3).
"Trek Arab Saudi ini sangat berbeda dari Bahrain perihal layout dan permukaan lintasannya. Top speed sangat penting di sini. Saya yakin kami bisa menjalani akhir pekan yang lebih baik di sini," lanjutnya.
Baca juga: Mercedes Janjikan Perbaikan W14
Setelah GP Azerbaijan, tahun lalu, Ferrari terpaksa mengurangi tenaga mesin mereka untuk memperkecil risiko kerusakan.
Namun, menyusul kerusakan mobil Leclerc di Bahrain, Ferrari kembali dihantui masalah reliabilitas di saat tim rival Red Bull tampil mendominasi dengan finis 1-2 di balapan pembuka musim tersebut.
Ferrari juga kehilangan peluang podium setelah Carlos Sainz disalip Fernando Alonso, yang naik ke mimbar mewakili Aston Martin, yang mencuri perhatian dengan potensi kecepatannya sejak tes pramusim.
Akan tetapi, Vasseur menekankan timnya tidak akan mengurangi kekuatan mesin mereka pada musim ini.
Balapan kedua musim ini bertempat di sirkuit Jeddah Corniche, yang disebut-sebut sebagai sirkuit jalan raya tercepat di dunia.
Memiliki 27 tikungan, paling banyak di antara sirkuit-sirkuit lain yang ada di kalender, serta lintasan sepanjang 6,1km, membuat Jeddah sebagai sirkuit jalan raya terpanjang di Formula 1.
Leclerc, tahun lalu, finis kedua di Jeddah serta merebut poin tambahan dari lap tercepat bersama Sainz, yang melengkapi podium di belakang Max Verstappen dari tim Red Bull yang menjadi pemenang tahun lalu.
Ferrari akan memanfaatkan kekuatan SF-23 yang unggul di lintasan lurus untuk balapan Formula 1, akhir pekan nanti. (Ant/Z-1)
George Russell menyelesaikan lomba di peringkat kelima dan Kimi Antonelli finis di urutan keenam.
Kimi semakin menunjukkan potensinya setelah berhasil finis di posisi kelima pada GP Arab Saudi.
Oscar Piastri dari McLaren meraih kemenangan ketiganya musim ini di Grand Prix Arab Saudi setelah Max Verstappen mendapat penalti lima detik karena mempertahankan posisi secara ilegal.
Max Verstappen, kembali menunjukkan dominasinya di Formula 1 dengan merebut pole position dalam sesi kualifikasi Grand Prix Arab Saudi 2025.
Lando Norris mengakui dirinya kecewa berat setelah mengalami kecelakaan di sesi kualifikasi GP Arab Saudi, yang membuatnya harus start dari posisi ke-10.
Pembalap remaja asal Britania Raya, Oliver Bearman, mencetak kesan positif dengan finis di posisi ketujuh pada debutnya di Formula One (F1) dalam Grand Prix Arab Saudi.
Pembalap Ferrari Charles Leclerc optimistis bahwa peta persaingan akan semakin merata karena setiap tim Formula 1 memulai pengembangan dari titik nol.
Setelah gagal meraih satu pun kemenangan sepanjang musim 2025, Ferrari dituntut untuk tampil kompetitif sejak balapan pembuka musim depan.
Arthur Leclerc akan membawa mobil Ferrari SF-25 di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi menggantikan posisi Lewis Hamilton.
Charles Leclerc dan Lewis Hamilton kembali kesulitan di kualifikasi F1 GP Qatar, finis di luar posisi depan dan mengaku mobil Ferrari sulit dikendalikan.
Lewis Hamilton mengungkapkan bahwa kondisi pengereman sangat sulit dikendalikan dan menyebabkannya dalam kondisi yang sering kehilangan kendali di GP Las Vegas.
Charles Leclerc tampil begitu kesulitan sepanjang kualifikasi dan harus menempati posisi kesembilan. Sementara rekan setimnya Lewis Hamilton harus puas berada di posisi buncit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved