Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KERJA keras harus dilakukan tim senam putra Indonesia untuk tampil di SEA Games 2023 Kamboja. Ketatnya persyaratan yang diberikan tim review untuk SEA Games Kamboja, memaksa mereka harus terlebih dulu menunjukkan ketrampilan di Piala Dunia Senam Artistik seri Doha pada Maret.
Berdasarkan persyaratan yang diberikan tim review, Abiyu Rafi dan Joseph Jundah HS setidaknya harus memperoleh skor melebihi pencapai peraih medali emas atau perak SEA Games Vietnam di Doha nanti. Mereka minimal harus melebihi satu skor dari peraih emas atau perak SEA Games di nomor pertandingan manapun.
Jika melihat kembali hasil SEA Games Vietnam, dari tujuh nomor yang di pertandingan pada perseorangan putra, salah satu hasil tertinggi diraih oleh wakil Vietnam Dinh Phuong Thanh pada nomor palang sejajar, saat itu Dinh Phuong Thanh berhasil mencatatkan skor 15.133.
Baca juga: Jenis Senam Ritmik Serta Komponen dan Manfaatnya
Sedangkan salah satu skor terendah peraih medali emas yakni 13.876 yang ditorehkan dua atlet sekaligus yakni Carlos Yulo (Filipina) dan Dinh Phuong Thanh pada nomor palang tunggal.
Pelatih tim senam putra Indonesia Jonathan Mangiring Sianturi mengakui bahwa bukan pekerjaan mudah bagi atletnya untuk merebut tiket menuju SEA Games Kamboja. Namun dia menegskan, hal itu tak melunturkan tekad Abiyu dan Joseph untuk dapat tampil di pesta olahraga se-Asia Tenggara.
"Meski ini tidak mudah apa lagi waktu persiapan juga mepet, tapi saya yakin mereka bisa bersaing kalau sekadar menyamai skor di Asia Tenggara," ujar Jonathan, Jumat (3/2).
Dijelaskan Jonathan sejauh ini setidaknya kedua anak didiknya sudah melakukan latihan intens sekitar lima bulan. Dengan persiapan yang terbilang tidak panjang, namun Abiyu dan Joseph telah menunjukan perkembangan yang baik.
Baca juga: Indra Sjafri Ditargetkan Raih Emas di SEA Games Kamboja
"Saat ini persiapan mereka sudah 70%, saya melihat sepanjang mereka melakukan pelatnas sudah ada bebera materi yang perkembangannya sangat signifikan," jelas Jonathan.
Meski sudah mencapai angka 70%, namun Jonathan menilai masih ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan anak didiknya. Peraih 14 medali SEA Games itu menyebut finishing gerakan masih perlu diperhatikan oleh Abiyu dan Joseph. Lalu, sejumlah materi baru dalam beberapa waktu terakhir, juga masih perlu ditingkatkan anak asuhnya.
"Jadi buat di Doha itu kan ada materi baru, otomatis kalau ada materi baru itu berarti masih perlu beradaptasi, hal itulah yang masih harus ditingkatkan," tutur Jonathan.
"Tapikan balik lagi ini gymnastic penilaiannya bersifat subjektif juri, meskipun ada aturannya. Jadi saya rasa faktor kebruntungan itu juga berpengaruh," imbuhnya.(OL-11)
Bagi John Herdman, Bobby Robson bukan sekadar pelatih, melainkan representasi dari kelas pekerja Inggris Utara yang sukses menaklukkan dunia melalui sepak bola.
Sebelum mendarat di Jakarta, John Herdman telah melanglang buana dari Inggris ke Selandia Baru hingga Kanada.
Indonesia mendapat kepercayaan besar sebagai salah satu dari 11 negara penyelenggara FIFA Series, dengan Jakarta yang dijadwalkan menjadi pusat rangkaian pertandingan.
Jika Indonesia berada di Grup A bersama Korea Selatan, Irak, dan Kirgiztan, maka Tajikistan dan Jepang menghuni Grup C bersama Uzbekistan dan Australia.
Jay Idzes diprediksi akan tetap menjadi jenderal lapangan tengah. Ia akan didampingi oleh Rizky Ridho, yang secara terang-terangan telah dipuji oleh Herdman atas kedewasaan bermainnya.
Timnas Futsal Indonesia terus mematangkan persiapan menjelang gelaran bergengsi Piala Asia Futsal 2026.
ICAS tidak sekedar kompetisi, melainkan sebagai ruang pembelajaran yang melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi untuk menghadapi tantangan masa depan.
Satu hal yang membedakan kompetisi spelling bee tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya adalah pengakuan akademik yang lebih formal.
Siswa yang berhasil melaju ke babak semifinal dan final akan memperoleh sertifikat yang diakui oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).
Kompetisi Karya Jurnalistik MediaMIND 2025 resmi ditutup setelah proses penjurian final pada Senin (8/12).
Liga Muslim Dunia (Muslim World League/MWL) untuk pertama kalinya menggelar Kompetisi Internasional Hafalan Alquran Albasira bagi penyandang tunanetra.
JSTO berhasil menarik perhatian yang luar biasa, dengan total 3.767 peserta dari 1.904 sekolah di seluruh penjuru Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved