Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
JUARA Dunia MotoGP Francesco Bagnaia menyebut Valentino Rossi sebagai sosok idola dan mentor yang penting dari awal kariernya hingga kini menjadi juara dunia.
Rossi, yang merupakan juara dunia sembilan kali, bagi Bagnaia, bagaikan sosok pelatih yang juga turut berperan dalam kesuksesan gelarnya pada 2022.
"Saya meminta Valentino untuk mengikuti saya sebagai pelatih. Saya tahu bahwa akan sulit baginya untuk membagi waktu antara balapan dan keluarganya, tapi, di setiap balapan musim ini kami berbicara di telepon dan saya dapat menanyakan banyak hal kepadanya," ungkap Bagnaia, dikutip dari laman resmi MotoGP, Selasa (24/1).
Baca juga: Gunakan Nomor 1 di Musim 2023, Bagnaia: Cukup Terbebani
"Ketika dia datang ke sirkuit, saya akan selalu memintanya untuk pergi dan melihat saya di trek sehingga dia bisa menjelaskan apa yang terjadi dan apa yang bisa saya tingkatkan," imbuhnya.
Lebih lanjut, pembalap berusia 26 tahun tersebut menambahkan, Rossi tidak hanya memberikan saran dan kritik untuk penampilannya di trek, namun juga menjadi pengingat Bagnaia untuk mampu mengontrol emosinya di balik kemudi.
"Dia selalu menjadi idola keluarga kami. Dia mengajari saya untuk tetap tenang, mencoba dan menikmati setiap momen dan merayakannya di waktu yang tepat. Ketenangan dan kesederhanaannya adalah hal yang paling penting," kata Bagnaia.
Tidak hanya itu, pria yang juga akrab disapa Pecco itu mengatakan Ducati Lenovo Team, yang menaunginya, juga memiliki peran yang sama besarnya dengan sang mentor.
"Saya berjanji kepada Ducati pada hari saya menandatangani kontrak -- saya tahu kami akan menjadi Juara Dunia bersama. Saya tahu bahwa dengan menyatukan semuanya, kami akan dapat mencapai hasil yang luar biasa," kata dia.
Di sisi lain, Bagnaia pun mengatakan hidupnya cukup berubah sejak ia merebut hadiah utama dalam balap motor dunia tersebut.
"Sesekali saya berpikir tentang fakta dimana saya benar-benar telah menjadi Juara Dunia. Namun, lebih dari itu, saya merasa senang ketika memikirkan fakta bahwa saya adalah orang tercepat di dunia dengan sepeda motor," ujar Bagnaia. (Ant/OL-1)
Masalah utama Francesco Bagnaia sepanjang musim MotoGP 2025 lalu berakar pada ketidakcocokan antara gaya balapnya dengan karakteristik Desmosedici GP25.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Berbeda dengan Formula 1 yang memiliki serikat resmi pebalap, MotoGP hingga kini belum memiliki wadah tersebut.
Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia menyelesaikan sesi tes ini dengan berada di posisi 10 dalam waktu 1 menit 29,731.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
Manajer tim Ducati Davide Tardozzi menegaskan tim sudah berusaha semaksimal mungkin memperbaiki koneksi Francesco Bagnaia terhadap motornya.
Perhatian publik tertuju saat Rossi turun langsung ke lintasan dalam sesi track day pada hari ini. Meski telah pensiun dari MotoGP, The Doctor tetap menunjukkan kelasnya sebagai raja
MARC Marquez dinilai memiliki bakat dan kecepatan luar biasa, tetapi tidak mempunyai daya tarik dan magis seperti Valentino Rossi.
JENAMA apparel olahraga lokal, Erspo, mengumumkan kolaborasi eksklusif dengan tim MotoGP besutan legenda Valentino Rossi, adalah VR46.
Rossi bahkan menyebut Lorenzo sebagai yang terkuat karena keduanya sempat menjadi rekan setim di Yamaha.
VALENTINO Rossi menyebut Jorge Lorenzo sebagai rival terberat sepanjang kariernya di MotoGP.
PEBALAP dunia Valentino Rossi mengungkapkan penyesalannya karena tidak pernah merasakan atmosfer balapan di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved