Kamis 17 November 2022, 12:53 WIB

Putri Kusuma Petik Pelajaran dari Kekalahannya Atas Okuhara

Rifaldi Putra Irianto | Olahraga
Putri Kusuma Petik Pelajaran dari Kekalahannya Atas Okuhara

ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto
Aksi di lapangan wakil dari Pelatnas Cipayung, Putri Kusuma Wardani.

 

PEBULU tangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, harus mengakui ketangguhan wakil Jepang Nozomi Okuhara di putaran kedua Australia Terbuka 2022. Kendati kalah, pemain tunggal putri Indonesia itu menyatakan memetik banyak pelajaran penting dari pertandingan ini.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Quay Centre, Sydney, Kamis (17/11), Putri sebenarnya sudah berjuang maksimal, bahkan dia mampu memaksakan rubber game. Namun sayang wakil Pelatnas Cipayung ini takluk dengan kedudukan 17-21, 21-16 dan 17-21 dalam tempo 61 menit.

"Meski kalah, saya tetap bersyukur. Bisa merebut satu gim, itu juga sudah menyenangkan bagi saya. Bisa main rubber game melawan juara dunia dan peraih perunggu Olimpiade itu pun saya sudah bersyukur," ucap Putri dalam keterangan resmi PBSI, Kamis (17/11).

Baca juga: Tunggal Putra Indonesia Sisakan Dua Wakil di 16 Besar Australia Terbuka

Menurut Putri, dirinya bermain normal dalam pertandingan. Kondisinya juga nyaman saat menghadapi Okuhara. Dari awal dirinya ingin bermain bagus saja dan tidak memikirkan soal kalah atau menang.

"Pola main Nozomi itu sebenarnya tidak menyulitkan. Cuma lurus-lurus dan polos. Saat saya mencoba main dengan pola banyak perubahan, lawan jadi tidak nyaman. Cuma, harus diakui, netingnya tipis-tipis," sebut Putri.

Ditambahkan Putri, di gim ketiga, dirinya bermain terlalu terburu-buru. Dia ingin memaksakan untuk cepat-cepat segera mematikan permainan. Dampaknya malah membuat kesalahan sendiri.

Padahal, bermain melawan Okuhara itu dirinya harus sabar, ulet, dan tidak boleh membuat kesalahan sendiri.

"Meskipun kalah, banyak pelajaran yang bisa saya dapatkan dari pertandingan melawan Nozomi. Harus bermain tenang, tidak boleh buru-buru, dan tidak boleh membuat kesalahan sendiri," tutur Putri.

Selain itu, menurut Putri juga menyebut lawan memang lebih berpengalaman. "Harus diakui, pengalaman Nozomi itu banyak sekali. Dia memang tampil lebih baik. Saat poinnya terkejar, dia tidak panik. Sebaliknya saya, saat lawan dapat satu poin, saya malah sering jadi panik. Ini pelajaran yang bisa saya petik," jelasnya. (Rif/PBSI/OL-09)

Baca Juga

ANTARA/Handout/Humas PBSI

Meski Gagal ke Semifinal World Tour Finals, Apri/Fadia Tetap Bersyukur

👤Basuki Eka Purnama 🕔Sabtu 10 Desember 2022, 04:15 WIB
Menurut Apriyani, bisa tampil di BWF World Tour Finals merupakan capaian yang luar biasa. Apalagi, dia bersama Fadia baru dipasangkan awal...
PBSI

Indonesia Loloskan Lima Wakil di Semifinal BWF World Tour Finals

👤Ant 🕔Jumat 09 Desember 2022, 23:48 WIB
Ahsan/Hendra telah lebih dulu memastikan tiket semifinal pada laga...
AFP

The Daddies Main Santai di Partai Penutup Penyisihan Grup

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 09 Desember 2022, 22:10 WIB
Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan lolos dari fase penyisihan dengan mencatatkan dua kali menang dan satu kalah. Sehingga, menempatkan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya