Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
TURNAMEN ekshibisi Bright Up Cup 2022 yang digelar PBSI menghadirkan John Terry dan Alessandro Nesta. Dikenal sebagai legenda sepak bola dunia, keduanya menjajal tepok bulu pada laga ekshibisi tersebut.
Adapun Bright Up Cup berlangsung di di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Bermain tiga lawan tiga, Nesta ditemani Melati Daeva Oktavianti dan Youtuber Fadil Jaidi. Adapun Terry satu tim bersama Siti Fadia dan artis Caesar Hito.
John Terry tampak piawai memainkan raketnya dan mampu mengembalikan bola demi demi bola dengan lancar. Mantan pemain Chelsea dan timnas Inggris itu rupanya sudah mengenal bulu tangkis sejak zaman sekolahnya.
Berbanding terbalik, Nesta di awal tampil gugup seolah tak terbiasa bermain bulu tangkis. Pengembalian bolanya pun kerap meleset dari raketnya.
Baca juga: Terry Kembali ke Chelsea Sebagai Konsultan Kepelatihan
Karena sadar permainannya tak secakap Terry, Nesta pun hanya menunggu bola di depan net dan menunggu untuk menyambar bola. Hanya saja, lagi-lagi pukulannya kerap meleset.
Tak ayal, gelak tawa mewarnai laga ekshibisi yang ditutup untuk kemenangan tim Terry 25-23. Nesta pun kemudian memilih duduk di pinggir lapangan ketika setengah gim dan Pramudya Kusumawardana menggantikannya.
Di hari kedua turnamen itu, pasangan Malaysia Ong Yew Sin/Teo Ee Yi keluar sebagai juara di sektor ganda putra. Ong/Teo menang tiga kali dari tiga laga dan memastikan tempat pertama dalam turnamen mini tersebut.
Baca juga: Jojo Kalahkan Ginting di Final Bright Up Cup
Di laga terakhir, Ong/Teo menang atas rekan senegaranya Aaron Chia/Nur Izzuddin dengan 25-19. Selain mengalahkan Aaron Chia/Nur Izzuddin, Ong/Teo juga mengungguli dua pasangan Indonesia.
Ketika berhadapan dengan Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri, mereka menang 25-23. Mereka juga menang atas Fajar Alfian/Pramudya Kusumawardana 25-23.
Di sektor ganda putra itu format turnamen digelar dengan round-robin. Pasangan yang paling banyak menang menjadi juara.
Sementara itu, Fajar/Pramudya keluar sebagai runner up setelah mengemas dua kemenangan. Fajar/Pramudya menang atas Aaron Chia/Nur Izzuddin 25-22 dan di laga terakhir unggul atas rekan satu pelatnas Bagas/Fikri 25-23.(OL-11)
Legenda sepak bola Alessandro Nesta dan Esteban Cambiasso, yang pernah membela AC Milan dan Inter Milan, hadir dalam gelaran Indonesia Sports Summit (ISS) 2025
Monza, saat ini, berada di dasar klasemen Serie A setelah hanya mengoleksi 13 poin dari 24 pertandingan.
Mansion Sports sukses memanjakan fans Chelsea, AC Milan, dan Lazio dengan menghadirkan dua legenda sepak bola dunia, yaitu John Terry dan Alessandro Nesta.
Meski secara umum performanya meningkat, Indra menyoroti beberapa aspek krusial yang harus segera dibenahi Alwi Farhan.
Kepala Pelatih Tunggal Putri PP PBSI, Imam Tohari, menekankan pentingnya peningkatan kepercayaan diri dan kematangan permainan bagi Putri Kusuma Wardani (Putri KW).
Meski menunjukkan potensi besar, konsistensi Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di level elite dinilai masih perlu dipoles melalui perbaikan komunikasi dan ketajaman analisis di lapangan.
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, terhenti di babak semifinal setelah takluk dari wakil Tiongkok, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dengan skor 19-21 dan 10-21.
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menyerah dua gim langsung dari pasangan Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, dengan skor 10-21 dan 20-22 di Orleans Masters.
Di semifinal Orleans Masters, Rachel/Febi akan berhadapan dengan pasangan Jepang Sumire Nakade/Miyu Takahashi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved