Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
CHARLES Leclerc dan Carlos Sainz menyebut ketinggian Mexico City menjadi penyebab mobil kedua pebalap Ferrari itu kehilangan kecepatan dibandingkan rival-rivalnya saat GP Meksiko, Minggu (30/10).
Sainz finis P5 dan Leclerc P6 setelah kalah telak dari Red Bull dan Mercedes di Sirkuit Hermanos Rodriguez.
Max Verstappen memenangi balapan itu setelah finis 15 detik di depan Lewis Hamilton dan rekan satu timnya di Red Bull Sergio Perez.
Baca juga: Ricciardo Beri Sinyal bakal Bertahan di F1
George Russell finis keempat dengan mobil Mercedes kedua di depan Sainz yang tertinggal 58 detik di belakang Verstappen.
"Tiba pada akhir pekan ini dengan mobil ini, pada ketinggian seperti ini, kami tahu kami akan kehilangan sedikit performa," kata Sainz dikutip AFP, Senin (31/10).
Mexico City berada lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut. Atmosfer dan kadar oksigen di sana sangat berdampak terhadap aerodinamika mobil, turbo, sistem pendinginan dan rem.
Seperti tim-tim lain, Ferrari harus menurunkan performa mesin mereka untuk menjaga reliabilitas di saat mereka berharap bangkit dengan kekuatan penuh di Sao Paulo bulan depan.
"Saya harap kami bisa mendapatkan kembali performa biasanya di Brasil," kata Leclerc.
"Saya kira, kami telah memaksimalkan semuanya dan meskipun kami melakukan itu kami masih tertinggal satu menit dari Max, yang merupakan perbedaan yang sangat besar," lanjutnya.
Setelah gagal finis di Jepang dan Amerika Serikat, Sainz setidaknya cukup senang bisa menyelesaikan balapan di Meksiko.
"Kami tertinggal satu menit, tapi saya belum finis satupun balapan dalam satu bulan terakhir jadi cukup senang bisa melakukan itu," kata Sainz. (Ant/OL-1)
Oscar Piastri tampil kurang menjanjikan di GP Meksiko setelah hanya finis di urutan kelima atau di belakang Lando Norris, Charles Leclerc, Max Verstappen, dan Ollie Bearman.
Pembalap McLaren Lando Norris, yang mengawali balapan dari posisi pole, finis pertama di GP Meksiko setelah unggul 30.324 detik dari posisi kedua pembalap Ferrari Charles Leclerc.
Max Verstappen mengaku menghadapi akhir pekan yang berat di GP Meksiko 2025 setelah hanya mampu start dari posisi kelima.
Lewis Hamilton menilai posisi ketiga di kualifikasi GP Meksiko 2025 adalah tempat ideal untuk memperebutkan kemenangan.
Oscar Piastri mengaku frustrasi usai hanya menempati posisi kedelapan pada sesi kualifikasi GP Meksiko 2025.
Pebalap McLaren, Lando Norris, meraih pole position di GP Meksiko 2025 setelah tampil dominan dalam sesi kualifikasi. Norris mengaku tak menganggap balapan akan mudah.
Lando Norris mencatatkan waktu tercepat keempat di sesi latihan GP Mexico City sementara pembalap Red Bull Max Verstappen tampil sebagai yang tercepat.
Pada 2025, GP Mexico City di ajang Formula 1 akan berlangsung pada 24 sampai 26 Oktober.
"Disoraki tiap hari, tapi meskipun demikian saya sangat cinta dengan Meksiko dan orang-orang di sini, dan ajang balap yang benar-benar luar biasa pada akhir pekan ini."
Balapan pamungkas musim itu sukses menarik banyak penonton dan sangat populer di kalangan para pembalap dan tim yang menikmati atmosfer yang diciptakan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved