Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti kembali berpasangan di turnamen Jepang Terbuka 2022 dan akan tampil di pertandingan sesi pembuka babak 32 besar di Osaka, Jepang, Selasa (30/8).
Pasangan unggulan kedelapan itu sebelumnya sempat absen di Kejuaraan Dunia 2022. Namun, mereka sudah siap secara fisik dan mental untuk berlaga di ajang BWF Super 750 kali ini.
"Persiapan sama saja dengan turnamen-turnamen sebelumnya. Di sini walau tempatnya berbeda tapi masih di Jepang, jadi mungkin Fadia sudah lebih tahu kondisi lapangan dan bolanya," kata Apri melalui keterangan resmi PP PBSI di Jakarta.
Baca juga: Apriyani/Fadia akan Mengawali Perjuangan Pemain Indonesia di Japan Open
Di ajang Kejuaraan Dunia, Apri tak tampil lantaran sudah tidak berpasangan dengan Greysia Polii yang sudah pensiun. Sedangkan Fadia, masih berkesempatan berlaga dan dipasangkan dengan rekan lamanya, yaitu Ribka Sugiarto.
Belum sempat menjajal atmosfer pertandingan di Jepang, Apri mengaku banyak bertanya kepada Fadia soal kondisi lapangan dan cara adaptasi yang baik.
"Saya yang masih harus adaptasi, jadi saya banyak tanya ke Fadia. Saya sebelum ke sini juga latihan di Jakarta, dilanjutkan dengan latihan pertama dan terakhir sebelum bertanding besok. Harus siap dan fokus," tegas Apri.
Sementara, menurut Fadia, aspek tenaga menjadi hal yang dia fokuskan setelah mendapat pengalaman dari Kejuaraan Dunia pekan lalu yang didominasi dengan kondisi bola lambat selama pertandingan.
"Yang paling disiapkan jelas fisik karena bolanya lambat, jadi harus siap capek dan menyiapkan ekstra tenaga lagi. Semoga pas main kami bisa langsung in mainnya," sebut Fadia.
Di babak pertama, juara Malaysia Terbuka dan Singapura Terbuka itu akan menghadapi pasangan Kanada Catherine Choi/Josephine Wu.
"Biar tetap kompak, kami memang menjaga komunikasi terus. Kemarin saat Fadia main di Kejuaraan Dunia sempat ada chat. Bercanda-canda juga. Dibawa happy saja. Tapi ada waktu seriusnya juga," ungkap Apri.
Selain Apri/Fadia, ganda putri mengirim satu wakil lainnya di ajang Jepang Terbuka, yaitu Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi. (Ant/OL-1)
Carlos Alcaraz meraih gelar kedelapannya musim ini dengan mengalahkan Taylor Fritz di laga final Jepang Terbuka di Tokyo, Selasa (30/9), dalam debutnya di ajang ATP 500 tersebut.
Carlos Alcaraz mengatasi Casper Ruud dengan skor 3-6, 6-3, dan 6-4 di semifinal Jepang Terbuka.
Fritz sempat tertinggal satu break dari Nuno Borges di masing-masing set sebelum akhirnya bangkit.
Putri menyampaikan bahwa dirinya ingin mengulang pencapaian terbaiknya di level Super 1000 musim ini, yaitu saat mencapai delapan besar di Indonesia Terbuka 2025.
Lanny/Siti harus mengakui keunggulan unggulan teratas asal Tiongkok, Liu Shengshu/Tan Ning.
Fajar menyebut bahwa momen-momen krusial kembali menjadi titik lemah bagi dirinya dan Fikri.
Bertanding di hadapan publik Istora Senayan, Jakarta, Selasa (20/1), pasangan kombinasi baru ini menang dengan skor meyakinkan 21-14 dan 21-13.
Keputusan ini diambilPBSIĀ lantaran performa kedua pasangan ganda putri tersebut dinilai stagnan dan tidak memenuhi target yang ditetapkan oleh tim pelatih.
Rachel/Febi memenangi duel sesama wakil Merah Putih melawan Apri/Fadia dengan skor 21-10 dan 21-19 di perempat final Australia Terbuka.
Apriyani/Fadia memastikan tiket putaran kedua Kumamoto Masters setelah menang mudah 21-12 dan 21-18 atas ganda putri Jepang Sayaka Hirota/Haruna Konishi.
Apri/Fadia menang 21-11 dan 21-17 atas Isyana/Rinjani di laga final Indonesia Masters II di GOR PBSI Sumatra Utara, Medan, Minggu (26/10).
Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine melaju ke babak semifinal Indonesia Masters II.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved