Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
ALEXANDER Zverev masih berharap bisa tampil di turnamen Amerika Serikat (AS) Terbuka, bulan depan. Meski begitu, petenis Jerman itu lebih memungkinkan kembali beraksi pada penyisihan grup Final Piala Davis, pertengahan September nanti.
Zverev terpaksa mundur dari pertandingan semifinal Prancis Tebruka melawan Rafael Nadal, bulan lalu, karena cedera, yang membuat dia harus menjalani operasi pada ligamen lutut kirinya yang robek.
Meski begitu, nama petenis berusia 25 tahun itu belum tersingkir dari daftar Grand Slam yang akan dimulai pada 29 Agustus itu di Flushing Meadows, New York.
Baca juga: Alcaraz Bukukan Kemenangan Ke-40 pada 2022
"Proses pemulihan Sascha (Zverev) berjalan dengan baik dan dia masih berharap bisa siap untuk AS Terbuka. Namun, untuk saat ini, terlalu cepat memastikan apakah dia siap bertanding atau tidak di sana," kata juru bicara Zverev, dikutip Jumat (29/7).
Zverev, yang menjadi runner-up di AS Tebruka 2020, bulan ini, pernah mengunggah sebuah video do media sosial miliknya yang memperlihatkan dirinya sedang berjalan tanpa kruk.
Pada pekan ini, dia juga mengonfirmasi keikutsertaannya pada Jepang Tebruka di Tokyo, yang akan berlangsung pada 3-10 Oktober.
Namun, peraih medali emas tunggal putra Olimpiade Tokyo 2020 itu menargetkan dapat kembali kompetitif untuk memimpin tim Jerman dalam penyisihan grup Piala Davis, 13-18 September.
Jerman akan memainkan pertandingan fase grup Piala Davis di Hamburg bersama tim lainnya di Grup C, yakni Prancis, Belgia, dan Australia.
Dua tim terbaik dari tiap grup akan melaju ke perempat final turnamen beregu tenis putra tersebut.
"Piala Davis di Hamburg pada September terlihat lebih realistis tapi kami berjanji dia akan siap lebih cepat dari itu. Sehingga dia bisa bermain sejumlah turnamen sebelum Tokyo," pungkas juru bicara Zverev. (Ant/OL-1)
Aldila Sutjiadi akan kembali berpasangan dengan petenis tuan rumah Giuliana Olmos setelah mereka berduet di Cincinnati Masters, bulan lalu.
Dalam laga final AS Terbuka di Stadion Arthur Ashe, itu, Carlos Alcaraz menang atas Jannik Sinner lewat pertarungan empat set 6-2, 3-6, 6-1, dan 6-4.
Alcaraz kini telah mengoleksi enam gelar grand slam.
Carlos Alcaraz, menilai kehadiran Presiden Donald Trump di final tunggal putra AS Terbuka akan menjadi hal positif bagi dunia tenis.
Carlos Alcaraz tampil gemilang dengan mengalahkan Novak Djokovic untuk menuju final AS Terbuka.
Petenis peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka, mencapai 12 semifinal dari 13 Grand Slam terakhir. Meski konsisten, hanya tiga yang berujung gelar.
Dua bintang besar jagat tenis, Alexander Zverev dan Carlos Alcaraz, dipastikan mundur dari kompetisi kategori ATP 500 yang akan berlangsung di Rotterdam, Belanda.
Ia akan menghadapi Jannik Sinner atau Novak Djokovic pada Minggu (1/2) untuk memperebutkan trofi.
LANGKAH Alexander Zverev menuju gelar Grand Slam pertamanya masih belum terbendung. Petenis peringkat tiga dunia itu memastikan diri melaju ke semifinal Australia Terbuka 2026.
Petenis Kanada Felix Auger-Aliassime melaju ke semifinal ATP Finals melawan petenis nomor satu dunia Carlos Alcaraz setelah mengalahkan petenis Jerman Alexander Zverev.
Sinner mencatat 12 ace dan memenangi pertemuan kelima secara beruntun melawan Zverev.
Jannik Sinner melaju ke babak sistem gugur ATP Finals usai mengalahkan Alexander Zverev 6-4 dan 6-3.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved