Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
TIGA anggota kontingen atletik Kuba pada Kejuaraan Dunia di Eugene, Oregon, Amerika Serikat, termasuk di antaranya mantan juara dunia lempar cakram Yaime Perez, telah membelot. Demikian dilaporkan otoritas olahraga negara itu seperti dilansir Antara mengutip Kantor Berita AFP, Rabu (27/7).
Pembelotan oleh kalangan olahraga Kuba saat mengikuti kejuaraan internasional menjadi suatu hal biasa karena negara komunis itu telah lama mencegah para atletnya menjadi profesional.
Perez, 31, adalah juara bertahan di Eugene di mana dia finis ketujuh dan peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo pada 2021.
Sementara itu, atlet lempar lembing Yiselena Ballar, 19, dan fisioterapis Carlos Gonzalez juga menghilang.
Jit, surat kabar online untuk institut olahraga INDER Kuba, menggambarkan pembelotan itu sebagai 'ketidakdisiplinan serius'.
Baik Perez maupun Ballar diyakini telah melarikan diri saat transit di Miami ketika dalam perjalanan kembali ke Kuba.
Kuba mengalami hasil terburuk dalam kejuaraan dunia atletik setelah gagal memenangi satu medali pun.
Baca juga: Olimpiade Paris Dibayangi Persoalan Anggaran dan Keamanan
Lebih dari dua puluhan atlet Kuba telah membelot tahun ini saja, termasuk peraih medali perak lompat jauh Olimpiade Juan Miguel Echevarria, juara gulat Olimpiade Yunani-Romawi Ismael Borrero, dan juara kano sprint Olimpiade Fernando Dayan Jorge.
Bulan lalu, juara tinju Olimpiade Andy Cruz, yang dianggap oleh banyak ahli sebagai petinju Kuba terbaik di generasinya, tertangkap basah mencoba melarikan diri dari negara pulau itu.
Kuba perlahan-lahan membuka diri untuk olahraga profesional dalam upaya mencegah pembelotan.
Pada April, otoritas komunis akhirnya mengizinkan petinju mengambil bagian dalam kompetisi tinju profesional yang mengarah ke pertandingan tim melawan Meksiko, yang dimenangkan Kuba 6-0 dengan lima KO, bahkan tanpa Cruz.
Olahraga lain seperti bisbol juga baru-baru ini mempraktikkan profesionalisme terbatas setelah pada Mei otoritas Kuba mencapai kesepakatan dengan badan pengelola internasional olahraga itu, WBSC, untuk mengizinkan pemain bisbol Kuba mengelola kontrak profesionalnya sendiri dengan klub-klub di liga asing.
Kuba mengalami resesi terburuk dalam tiga dekade, sebagian dipicu oleh pandemi virus korona dan sanksi AS semakin keras saat era mantan presiden Donald Trump yang telah menyebabkan migrasi massal. (Ant/OL-16)
Emilia Nova akhirnya kembali tampil di SEA Games setelah hampir tiga tahun menepi karena cedera lutut yang memaksanya menjalani dua kali operasi.
Seluruh hasil lelang jersei Robi Syianturi yang digunakan di SEA Games 2025 disumbangkan untuk membantu korban bencana alam di Sumatra.
Emilia Nova tidak hanya berhasil merebut medali emas di nomor heptathlon (tujuh lomba), tetapi juga memecahkan rekor nasional yang telah bertahan selama delapan tahun.
Kemenpora menyebut target atletik di SEA Games tahun ini empat emas.
Hendro Yap sukses merebut medali emas dari nomor jalan cepat putra 20 km yang digelar di Run Happy and Healthy Bike Lane, Bangkok, Minggu (14/12).
Robi Syianturi mencatatkan waktu impresif 2 jam 27 menit 33 detik, meninggalkan jauh para pesaingnya di nomor maraton SEA Games 2025.
Presiden Donald Trump melabeli Kuba sebagai 'negara gagal' di tengah krisis energi. Namun, ia membantah rencana penggulingan rezim seperti di Venezuela.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum tegaskan bantuan ke Kuba berlanjut meski ada sanksi AS. Sebanyak 814 ton makanan dikirim via kapal perang sebagai bentuk solidaritas.
Kuba dilanda krisis bahan bakar pesawat akibat blokade minyak AS. Air Canada batalkan penerbangan dan mulai repatriasi 3.000 turis Kanada.
Kuba membantah adanya dialog khusus dengan Trump meski dalam kondisi krisis energi parah. Di sisi lain, Meksiko tetap nekat kirim bantuan kemanusiaan.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang membuka jalan bagi pengenaan tarif impor tambahan terhadap negara-negara yang menjual minyak ke Kuba.
Ketegangan AS-Kuba memuncak. Presiden Miguel Díaz-Canel menolak keras tuntutan Donald Trump untuk bernegosiasi dan menegaskan kedaulatan Kuba.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved