Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PELARI andalan Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, belum berhasil merebut gelar juara di kejuaraan World Athletics Championship 2022, yang berlangsung di Oregon, Amerika Serikat.
Tampil pada nomor 100 meter putra, Zohri harus puas finis diposisi ke-43 dari total 56 peserta. Atlet asal Lombok itu hanya mampu finis dengan catatan waktu 10,42 detik, jauh dari catatan waktu terbaiknya, yakni 10,03 detik.
Menanggapi hasil yang ditorehkan oleh Zohri, Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) menilai atletnya sudah tampil cukup baik. Apalagi, Zohri masih dalam proses pemulihan fisik dan mental pascacedera hamstring.
Baca juga: Zohri Masih Jalani Rehabilitasi pascacedera
"Hasil ini cukup baik di tengah Zohri sedang menjalani proses pemulihan fisik dan mental pascacedera di World Indoor Beograd," ujar Sekertaris Jenderal PB PASI Tigor Tanjung saat dihubungi, Jumat (16/7).
Diketahui, Zohri belum kembali menunjukkan tajinya di level internasional, sejak Golden Grand Prix 2019. Pada pertandingan itu, Zohri berhasil merebut juara ketiga.
Rentetan cedera menjadi kendala Zohri untuk tampil cemerlang. Setelah sempat menderita cedera lutut pada 2019, belum lama ini dirinya kembali menderita cedera hamstring, yang membuatnya mundur dari babak semifinal di World Indoor Beograd.
Baca juga: Ginting Wakil RI Kelima yang Lolos Semifinal Singapura Terbuka
Tigor menjelaskan dibutuhkan waktu yang tidak sebentar, untuk kembali melihat taji dari atlet yang memiliki julukan Manusia Tercepat di Asia Tenggara. Zohri bukan hanya membutuhkan pemulihan secara fisik, namun juga pemulihan mental.
"Pengalaman up and down seperti ini, juga dialami atlet lain, bahkan para bintang sekalipun. Semoga dengan pendampingan tim pelatih yang sabar, Zohri berangsur-angsur dapat kembali ke penampilan terbaiknya," pungkasnya.(OL-11)
Para pelari disarankan agar rutin mendeteksi masalah jantung, seperti keberadaan plak, sedini mungkin.
Pelari dari berbagai daerah di Indonesia kembali meramaikan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) RUN 2025, di Kabupaten Batang, Jawa Tengah (Jateng)
Mendoan Lover GBK menawarkan menu utama tempe mendoan serta pecel.
Lebih dari 6.000 peserta tercatat mengikuti virtual race di kategori 21K Race yang telah dimulai sejak 23 Juli hingga 24 Agustus 2025.
Salah satu event trail paling ikonik di Indonesia, BDG100 Ultra baru saja rampung digelar di bentang alam pegunungan Bandung Barat, Utara hingga Timur.
Dengan suhu udara sekira 10 derajat celcius ketika malam hari, dan belasan derajat celcius pada siang hari. Dieng Trail Run menjadi pembeda dengan agenda serupa di tempat lain di Indonesia
ICAS tidak sekedar kompetisi, melainkan sebagai ruang pembelajaran yang melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi untuk menghadapi tantangan masa depan.
Satu hal yang membedakan kompetisi spelling bee tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya adalah pengakuan akademik yang lebih formal.
Siswa yang berhasil melaju ke babak semifinal dan final akan memperoleh sertifikat yang diakui oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).
Kompetisi Karya Jurnalistik MediaMIND 2025 resmi ditutup setelah proses penjurian final pada Senin (8/12).
Liga Muslim Dunia (Muslim World League/MWL) untuk pertama kalinya menggelar Kompetisi Internasional Hafalan Alquran Albasira bagi penyandang tunanetra.
JSTO berhasil menarik perhatian yang luar biasa, dengan total 3.767 peserta dari 1.904 sekolah di seluruh penjuru Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved