Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MISI Komite Olimpiade Indonesia (KOI) membawa olahraga Indonesia menembus panggung dunia terus digencarkan. Kali ini dengan menyiapkan diri sebagai tuan rumah IBA World Boxing Tour 2022 “Golden Belt”, yang rencananya diselenggarakan di Manado, Sulawesi Utara, pada Oktober mendatang.
Dalam rapat koordinasi dengan Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PP Pertina) Mayjen (Purn) Komarudin Simanjuntak di Jakarta, Selasa (31/50, KOI membahas rencana persiapan IBA World Boxing Tour. Ini merupakan pertemuan pertama jelang pembentukan panitia penyelenggara.
“Bertambah lagi event dunia yang akan diselenggarakan di Indonesia, yakni IBA World Boxing Tour 2022 “Golden Belt”. Event bergengsi ini masuk kalender IBA (International Boxing Assosiation) dan diikuti lebih dari 90 negara,” kata Raja Sapta Oktohari, ketua Umum KOI dalam keterangan resminya, Selasa (31/5).
IBA World Boxing Tour 2022 “Golden Belt” menambah kalender even dunia dan kontinental yang akan diadakan di Tanah Air. Tahun ini, Indonesia juga akan menyelenggarakan beberapa event lain di antaranya Piala Asia FIBA Jakarta (12-24 Juli), Piala Dunia Panjat Tebing Jakarta (22-24 September), serta IESF 14th Esport World Championship Bali (20-27 November). Dua even terakhir merupakan turnamen yang diinisiasi KOI.
“KOI mendorong dan membantu Federasi Nasional karena tugas kami melayani atlet dan cabor. Terlebih tahun ini kami memiliki misi membawa Indonesia menembus panggung dunia guna meningkatkan positioning (nilai tawar) olahraga kita,” ujar Okto.
Baca juga : PBSI Sempat Khawatir Indonesia Masters dan Indonesia Terbuka Sepi Penonton
“Saya berharap dengan terselenggaranya IBA World Boxing Tour 2022 di Indonesia, kita dapat semakin membangkitkan gairah tinju di Indonesia. Saya juga berharap ajang ini bisa dimanfaatkan secara optimal oleh PP Pertina untuk menambah jam terbang atlet-atlet kita," jelasnya.
Di sisi lain, Komarudin mengapresiasi KOI dalam membantu perkembangan olahraga, khususnya tinju amatir. Ia berharap pertemuan tadi dapat menjadi langkah awal kerja sama dalam memantangkan diri sebagai tuan rumah.
“Tentu kami harus menyiapkan diri dengan baik karena ajang ini akan diikuti petinju-petinju terbaik dari 90 hingga 100 negara. Kami menargetkan untuk bisa sukses penyelenggaraan dan prestasi serta administrasi,” ujar Komarudin.
Dapa diketahui, IBA World Boxing Tour 2022 rencananya akan berlangsung selama 10 hari di Manado, Sulawesi Utara. turnamen ini dijadwalkan bakal mempertandingkan 13 kelas elite putra (48 kg, 51 kg, 54 kg, 57 kg, 60 kg, 63,5 kg, 67 kg, 71 kg, 75 kg, 80 kg, 86 kg, 92 kg dan +92kg) serta 12 kelas elite putri (48 kg, 50 kg; 52 kg, 54 kg, 57 kg, 60 kg, 63 kg, 66 kg, 70 kg, 75 kg, 81 kg dan +81kg). (OL-7)
Pengembangan sepak bola putri di Tanah Air memasuki babak baru dengan perluasan jangkauan ke Pulau Kalimantan.
Dua juara PIIJGC tahun lalu, Kenneth Henson Sutianto (Indonesia) dan Sieun Lee (Korea Selatan) akan kembali mengikuti turnamen ini.
Kehadiran pemanas ini menjadi simbol perluasan peran Ariston yang menghadirkan pengalaman hot water comfort setelah berolahraga.
Partai Mixed Double menjadi penentu sekaligus memastikan kemenangan ACDP.
Asian Intercity Bowling Championship mempertandingkan laga antara tim-tim yang mewakili kota-kota Asia.
HAC 2025 mempertandingkan 12 kategori, mencakup berbagai tingkatan usia dan jenis busur.
Anggota Komite Eksekutif KOI dituding menekan salah satu atlet kickboxing Indonesia.
Saat ini, pengurus sepak takraw sudah ditetapkan, yaitu Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PB PSTI) periode 2025-2029 yang dipimpin Ketua Umum Surianto.
KOMITE Olimpiade Indonesia (KOI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) mengakui telah menyepakati secara bersamaan soal target SEA Games 2025.
KOI menyampaikan secara terbuka dan diplomatis penjelasan mengenai situasi yang terjadi di Indonesia.
KOI memahami bahwa keputusan terkait penolakan visa terhadap atlet Israel membawa konsekuensi tersendiri dalam hubungan dengan IOC.
KOI menegaskan adanya konsekuensi tegas bagi atlet bulu tangkis yang terbukti terlibat dalam praktik pengaturan skor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved