Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS peringkat satu dunia Iga Swiatek mengalahkan petenis kualifikasi asal Jerman Eva Lys di putaran kedua turnamen WTA di Stuttgart, Rabu (20/4).
Lys, yang berperingkat 342 dunia, tidak mampu berbuat banyak melawan Swiatek sehingga kalah telak 6-1 dan 6-1.
"Saya sangat senang bisa melawa petenis nomor satu dunia. Laga ini sangat berat. Intensitas dia benar-benar membuat saya kewalahan," aku Lys.
"Setiap menit melawan pemain seperti dia sebanding dengan berlatih selama sepekan," lanjutnya.
Baca juga: Tertinggal Satu Set, Djokovic Bangkit dan Kalahkan Djere di Beograd
Swiatek langsung tampil di putaran kedua setelah mendapatkan bye di putaran pertama turnamen lapangan tanah liat indoor itu.
Sebelum tampil di Stuttgart, Swiatek menjuarai tiga turnamen secara beruntun, di Miami, Indian Wells, dan Doha.
Di babak perempat final, Swiatek akan berhadapan dengan pemenang laga antara petenis Inggris Emma Raducanu dan Tamara Korpatsch. (AFP/OL-1)
Aryna Sabalenka kembali menjadi unggulan utama untuk merebut gelar Australia Terbuka 2026, dengan ancaman Iga Swiatek.
BINTANG tenis asal Polandia, Iga Swiatek, menegaskan kondisinya tetap stabil meski harus menelan kekalahan beruntun menjelang turnamen Grand Slam Australia Terbuka 2026.
Gauff bangkit setelah menelan kekalahan pertamanya di United Cup awal pekan ini.
Anisimova menjaga peluang meraih gelar pada debutnya di WTA Finals.
Amanda Anisimova mengalahkan unggulan kedua Iga Swiatek dengan skor 7-6 (3), 6-4, dan 6-2.
Elena Rybakina memenangkan 12 dari 13 game terakhir untuk meraih kemenangan telak 3-6, 6-1, dan 6-0 dan mengakhiri empat kekalahan beruntun melawan Iga Swiatek.
Iga Swiatek hanya kehilangan satu gim saat menang 6-0 dan 6-1 atas Eva Lys di 16 besar Australia Terbuka di Rod Laver Arena.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved