Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
ANDY Murray, Senin (21/), mengatakan dirinya tidak sepakat dengan sikap Novak Djokovic mengenai vaksinasi covid-19 namun dia juga tidak senang tenis kehilangan pemain terbaiknya di turnamen-turnamen besar.
Murray, yang merupakan mantan petenis peringkat satu dunia itu, berbicara setelah Djokovic meriah kemenangan di penampilan perdananya di 2022 dengan mengalahkan petenis Italia Lorenzo Musetti 6-3 dan 6-3 di Dubai.
Djokovic meainkan laga pertamanya di di 2022 setelah dia gagal tampil di Australia Tebruka karena dideportasi akibat tidak divaksin covid-19.
Baca juga: Djokovic Menang di Laga Pertama di Dubai
"Saya rasa akan lebih mudah bagi dirinya seandainya dia bresedia divaksin," kata Murray, yang juga melajun ke putaran kedua di Dubai usai mengalahkan Christopher O'Connell.
"Namun, saya juga tidak suka melihat dia dalam situasi seperti yang dia alami di Australia. Apalagi dia adalah orang yang sangat saya hormati sejak saya kecil."
"Ada konsekuensi dari keputusan yang dia buat. Saya rasa dia menyadari hal itu. Namun, menurut saya, tidak baik bagi tenis jika pemain terbaiknya tidak bisa bertanding di laga-laga penting," lanjutnya. (AFP/OL-1)
Murray dan Djokovic pernah bekerja sama selama enam bulan, dimulai pada November 2024.
Andy Murray sudah menjadi pelatih Novak Djokovic di Australia Terbuka, Januari lalu.
Novak Djokovic menggaet mantan rivalnya Andy Murray dalam upaya memburu gelar Australia Terbuka ke-11 serta gelar Grand Slam ke-25.
Novak Djokovic tengah mengejar gelar Australia Terbuka ke-11, yang akan memecahkan rekor, dan gelar Grand Slam ke-25.
Novak Djokovic memikirkan sejumlah nama pemenang Grand Slam dan nama Andy Murray muncul ke permukaan saat ia bersama tim berdiskusi soal hal itu.
Murray mengakui pada tahap akhir kariernya, ia mulai merasa sangat sulit untuk jauh dari keluarga.
“Senang bisa kembali lagi, ini jelas lapangan favorit saya,”
Novak Djokovic, awalnya, memproyeksikan Adelaide International sebagai ajang pemanasan utama sebelum bertarung di Australia Terbuka.
“Saya tidak pernah meremehkan lawan-lawan saya. Saya punya banyak hal untuk dipertaruhkan dan dia tidak, jadi saya harus berhati hati,”
NOVAK Djokovic menandai kembalinya ke lapangan setelah tiga pekan absen dengan kemenangan meyakinkan atas Alejandro Tabilo pada babak 16 besar turnamen ATP Athena, Selasa (4/11)
Novak Djokovic dipastikan lolos ke ATP Finals 2025 ketika undian untuk turnamen ATP 500 di Basel dan Wina dirilis, dikutip dari ATP, Minggu (19/10).
Novak Djokovic masih mengejar satu gelar lagi untuk menggeser petenis Australia Margaret Court dalam perebutan gelar tunggal Grand Slam terbanyak dalam sejarah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved