Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
UNGGULAN keenam asal Estonia Anett Kontaveit tersingkir di putaran kedua Australia Terbuka, Kamis (20/1), setelah kalah 6-2 dan 6-4 dari petenis remaja Denmark Clara Tauson.
Petenis berusia 19 tahun, yang melakukan debut di babak utama Australia Terbuka itu, terlalu kuat bagi Kontaveit, yang dipandang sebagai calon bintang setelah prestasi apiknya di 2021.
Kontaveit memenangkan empat gelar dalam tempo dua bulan pada tahun lalu sebelum menjadi runner-up di WTA Finals setelah kalah dari Garbine Muguruza di laga pamungkas.
Baca juga: Krejcikova Melaju ke Putaran Ketiga Australia Terbuka untuk Kali Pertama
Namun, melawan Tauson, Kontaveit kesulitan. Dia hanya memenangkan 5% servis pertamanya dan melakukan 27 unforced errors.
Kebalikannya, Tauson memenangkan 73% servis pertamanya dan hanya melakukan kurang dari 13 unforced errors.
"Saya merasa dalam kondisi prima dan saya bisa mendengar nama saya dielu-elukan yang membuat saya makin percaya diri sehingga bermain semakin baik," ujar Tauson.
"Saya tidak pernah menyangka bisa menang. Saya hanya senang bisa berlaga di sini dan Anett tampil apik selama beberapa bulan terakhir," lanjut petenis berperingkat 39 dunia itu.
Tahun lalu, Tauson menunjukkan potensinya dengan melaju ke babak final di Luxembourg dan Lyon. (AFP/OL-1)
Janice Tjen cetak sejarah di Australian Open 2026 usai tumbangkan Leylah Fernandez. Dukungan diaspora Indonesia di ANZ Arena jadi pemicu mental.
Analisis taktik Janice Tjen yang sukses menumbangkan pemain unggulan. Variasi pukulan dan kecerdasan lapangan jadi kunci utama.
Profil lengkap Leylah Fernandez, petenis unggulan Kanada yang dikalahkan wakil Indonesia Janice Tjen di putaran pertama Australian Open 2026.
JANICE Tjen kembali mengukir sejarah bagi tenis Indonesia di panggung dunia. Tampil sebagai debutan di Australia Terbuka, petenis asal Jakarta ini sukses melaju ke babak kedua.
“Senang bisa kembali lagi, ini jelas lapangan favorit saya,”
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Kontaveit melaju ke putaran kedua Wimbledon dengan mengalahkan petenis kualifikasi asal Italia Lucrezia Stefanini 6-4 dan 6-4.
"Setelah beberapa kali kunjungan dokter dan konsultasi dengan tim medis, saya diberitahu bahwa saya mengalami degenerasi lumbar disc di punggung."
MANTAN petenis putri peringkat dua Anett Kontaveit mengumumkan akan pensiun pada Juli 2023 setelah Wimbledon karena cedera punggung yang dialaminya.
Peraih 23 gelar Grand Slam berusia 40 tahun itu menang 7-6 (7/4), 2-6, dan 6-2 di Stadion Arthur Ashe, yang dipenuhi mayoritas pendukung petenis AS itu.
Petenis asal Polandia itu menang 6-2 dan 6-0 di laga final turnamen Doha atas unggulan keempat asal Estonia Anett Kontaveit dalam waktu 64 menit, Sabtu (26/2).
Kemenangan itu menjadikan Kontaveit sebagai perempuan keenam sejak 1990 yang meraih 20 kemenangan beruntun di turnamen indoor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved