Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
BINTANG muda Italia Jannik Sinner bangkit dari keteringalan satu set iuntuk mengalahkan Marin Cilic dan memaksakan laga ganda untuk menjadi penentu pemenang dalam laga perempat final Piala Davis antara Italia dan Kroasia, Selasa (30/11) dini hari WIB.
Italia terancam tersingkir dari Piala Davis di Turin ketika Cilic, yang merupakan mantan juara Amerika Serikat (AS) Terbuka, unggul 5-4 di set kedua atas Sinner.
Namun, Sinner bangkit dan memaksakan tie break untuk menang 7-6 (7/4) di set kedua dan merebut set ketiga 6-3 untuk mmbuat kedudukan antara Italia dan Kroasia menjadi imbang 1-1.
Baca juga: Tim Tenis Rusia Melaju ke Perempat Final Piala Davis
Sebelumnya, Kroasa unggul setelah Borna Gojo mengalahkan Lorenzo Sonego 7-6 (7/2), 2-6, dan 6-2.
Di partai ketiga, pasangan Fabio Fognini dan Simone Bolelli akan berhadapan dengan pasangan nomor satu dunia Nikola Mektic dan Mate Pavic untuk menentukan tim yang akan lolos ke semifinal Piala Davis.
Di laga semifinal, pemenang laga antara Kroasia dan Italia akan berhadapan dengan pemenang laga antara Serbia dan Kazakhstan. (AFP/OL-1)
Flavio Cobolli menjadi penentu gelar setelah bangkit dari ketertinggalan untuk menundukkan Jaume Munar.
Matteo Berrettini dan Flavio Cobolli membawa timnas Italia meraih gelar Piala Davis ketiga berturut-turut ketika mereka meraih kemenangan atas timnas Spanyol di Bologna.
Timnas Spanyol akan menghadapi juara bertahan dua kali, timnas Italia, untuk memperebutkan gelar Piala Davis setelah mengalahkan timnas Jerman di laga semifinal.
Meski tampil tanpa dua petenis utama, Jannik Sinner dan Lorenzo Musetti, tuan rumah tetap menunjukkan dominasi.
Kemenangan dua set langsung di nomor tunggal bagi Matteo Berrettini dan Flavio Cobolli membawa kemenangan bagi tim Italia atas Austria di perempat final Piala Davis.
Belgia sebelumnya selalu tumbang dalam empat pertemuan terakhir dengan Prancis.
Petenis Italia Jannik Sinner mengakui kekalahannya dari Novak Djokovic di semifinal Australia Terbuka sebagai salah satu yang paling menyakitkan dalam kariernya.
Setelah kalah di set pertama dan kemudian tertinggal 1-2, Djokovic bangkit mengalahkan juara bertahan dua kali itu dengan skor 3-6, 6-3, 4-6, 6-4, 6-4.
Ia akan menghadapi Jannik Sinner atau Novak Djokovic pada Minggu (1/2) untuk memperebutkan trofi.
Langkah petenis berusia 38 tahun itu menuju semifinal Australia Terbuka tahun ini terbilang unik. Ia mendapatkan tiket empat besar setelah Lorenzo Musetti.
JUARA bertahan Jannik Sinner menegaskan kesiapannya menghadapi Novak Djokovic pada babak semifinal Australia Terbuka setelah menyingkirkan petenis Amerika Serikat, Ben Shelton.
Jika terus melaju, Sinner berpeluang menghadapi laga blockbuster melawan Novak Djokovic di babak semifinal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved