Kamis 25 November 2021, 15:00 WIB

Djokovic Tegaskan Tekad Antar Serbia Juara Piala Davis

Basuki Eka Purnama | Olahraga
Djokovic Tegaskan Tekad Antar Serbia Juara Piala Davis

AFP/Marco BERTORELLO
Petenis Serbia Novak Djokovic

 

PETENIS nomor satu dunia Novak Djokovic mengatakan Serbia akan menggunakan kenangan pahit kekalahan di Final Piala Davis 2019 sebagai motivasi untuk mengangkat trofi untuk kedua kalinya pada tahun ini.

Di final Piala Davis perdana di Madrid, dua tahun lalu, Serbia tersingkir di perempat final setelah Viktor Troicki dan Djokovic kalah dalam pertandingan ganda penentu dari Rusia.

Serbia tergabung dalam Grup F bersama Austria dan Jerman -- keduanya kehilangan pemain top mereka.

Baca juga: Lakukan Debut di Piala Davis, Alcaraz : Mimpi Yang Jadi Kenyataan

"Senang rasanya bisa kembali bersama tim Piala Davis," kata Djokovic, Rabu (24/11), dalam konferensi pers menjelang pertandingan babak penyisihan, Jumat (26/11),melawan Austria di Innsbruck, salah satu dari tiga tempat tuan rumah untuk Final Piala Davis 18 negara yang digelar selama 11 hari.

"Kenangan terakhir itu menyedihkan, kami semua sangat emosional, tetapi kami termotivasi untuk kembali bersama dan mencobanya lagi. Jadi, di sini kami sekali lagi bersama lagi."

"Kami semua berteman dan chemistry dalam tim sangat bagus. Itu unsur penting untuk sukses," lanjutnya.

Troicki, yang meraih poin untuk mengamankan kemenangan Serbia yang diilhami Djokovic atas Prancis di final 2010 di Beograd, kini menjadi kapten sementara untuk rekan setimnya Djokovic, Filip Krajinovic, Dusan Lajovic, Laslo Djere, dan Miomir Kecmanovic.

Dalam keadaan normal, mereka akan menerima dukungan dari populasi besar Serbia di Austria tetapi OlympiaHalle tidak akan dihadiri penonton setelah Austria mengumumkan penguncian atau lockdown nasional untuk membendung mengingkatnya kasus covid-19.

Hal itu berarti semua pertandingan di Grup F dan Grup C akan dimainkan tanpa kehadiran penggemar -- pukulan pahit bagi acara yang dibatalkan tahun lalu karena pandemi.

Meskipun sedih karena digelar tanpa penonton, Djokovic mendukung penyelenggaraan Piala Davis di beberapa kota, dengan tuan rumah utama Madrid juga Turin turut menjadi tuan rumah.

Pada 2019, seluruh pertandingan digelar di Madrid setelah perubahan kontroversial Federasi Tenis Internasional (ITF) untuk kompetisi tim yang tadinya mengusung format pertandingan kandang dan tandang yang dimainkan dalam beberapa putaran sepanjang tahun.

"Piala Davis harus disaksikan oleh lebih banyak orang. Jadi saya mendukung format tahun ini dan ada lebih banyak negara yang dapat menjadi tuan rumah pertandingan grup," kata Djokovic.

"Menurut saya formatnya bekerja dengan baik dua tahun lalu," lanjutnya. (Ant/OL-1)

Baca Juga

Dok. Pribadi

Ombak Tinggi Bikin Belitung Sprint Triathlon Tanpa Cabor Renang, Peserta Tetap Antusias

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 06 Desember 2021, 23:43 WIB
Race Director Belitung Sprint Triatlon 2021 Husni Kamil menyebutkan kondisi ombak yang tinggi dan angin yang kencang menjadi alasan utama...
AFP

Ikuti Jejak Sang Ayah, Shaina Megaranto Belum Ditarget Menang

👤Ilham Ananditya 🕔Senin 06 Desember 2021, 17:30 WIB
Ibunda Shaina, Citra Milanda senang anaknya dapat bermain catur bersama ayahnya dalam satu turnamen yang...
AFP/ANDREJ ISAKOVIC

Verstappen Dinyatakan Paling Bersalah dalam Tabrakan dengan Hamilton 

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 06 Desember 2021, 10:49 WIB
Pengawas balapan mendapati Verstapen mengerem dengan tiba-tiba dan tidak menentu dan memutuskan sang pembalap paling bertanggung jawab...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya