Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo mewujudkan mimpi Teuku Tegar Abadi, atlet lompat galah yang meraih medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX di Papua.
Atlet asal Tuban, Jawa Timur itu diwujudkan mimpinya untuk menjadi polisi. Listyo memberikan kesempatan Tegar menjadi prajurit Korps Bhayangkara melalui jalur rekrutmen proaktif.
"Ya sudah nanti Mas Tegar akan didatangi anggota saya untuk bisa masuk polisi jalur rekrutmen proaktif. Karena memang Polri sangat butuh orang-orang yang punya prestasi dan tentunya kita senang kalau memang Mas Tegar ikut bergabung di kita," ungkap Kapolri.
Baca juga : Lagi, Kapolri Mutasi 211 Personel, Kabid Jabar dan Kabid Sulsel Diganti
Tegar pun merasa senang karena mimpinya diwujudkan Kapolri.
Dalam kesempatan itu, Ia menanyakan kepada Kapolri apakah setelah masuk ke dalam institusi Polri, masih bisa diberikan kesempatan untuk terus berlatih sebagai atlet.
Menanggapi pertanyaan itu, Listyo dengan tegas memperbolehkan Tegar untuk terus mengukir prestasi dengan terus berlatih ketika menjadi seorang polisi.
Baca juga : Kapolri: 288.472 Kasus Kejahatan Terjadi Sepanjang 2023, Naik 4,3%
"Saya pastikan kegiatan Mas Tegar akan terus bisa dilanjutkan, dikembangkan. Kita ingin Mas Tegar bisa jadi polisi tapi juga sekaligus mewakili polisi juga untuk membawa nama institusi di kancah nasional dan internasional," papar mantan Kapolda Banten itu.
Tidak berhenti di situ, Listyo juga memastikan kepada Tegar bahwa, tidak perlu khawatir akan dipungut biaya terkait rekrutmen proaktif tersebut. Listyo menekankan semua hal tidak dikenakan biaya.
Jika nanti dalam prosesnya Tegar dimintakan biaya oleh oknum, mantan Kabareskrim Polri itu meminta untuk melaporkan hal itu ke pihak Propam.
Baca juga : Kapolri Naikkan Pangkat 45 Perwira Tinggi, Setelah Rotasi Besar-Besaran
Menurutnya, kemampuan dan prestasi adalah hal nomor satu untuk menjadi seorang aparat penegak hukum.
Listyo menyatakan nantinya proses rekrutmen proaktif akan diurus oleh jajarannya.
Ia meminta kepada Tegar untuk terus latihan dan menjaga kesehatan.
"Oke selamat bergabung nanti ada yang menghubungi. Yang penting tetap jaga kesehatan. Latihan terus. Salam buat orang tua. Matur nuwun nggeh," tutur Listyo. (OL-1)
Gallup 2025 memberi skor 89 (Law and Order Index), peringkat 19 bagi Indonesia dari 144 negara.
Penempatan Polri di bawah kementerian justru berpotensi melemahkan efektivitas kerja kepolisian karena memperpanjang rantai birokrasi dan membuka ruang intervensi.
Ia menyoroti langkah Presiden yang telah membentuk Komisi Percepatan Reformasi Polri sebagai upaya yang seharusnya dihormati oleh parlemen.
Penempatan Polri di bawah kementerian berpotensi menimbulkan masalah baru dalam sistem komando dan pengambilan keputusan.
Salah satu poin fundamental dalam rekomendasi tersebut adalah penegasan kedudukan Polri sebagai alat negara yang berada langsung di bawah otoritas Presiden.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara tegas menyatakan bahwa Polri harus tetap berada langsung di bawah Presiden sebagai alat negara di bidang keamanan.
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Timur mengucurkan bonus mencapai Rp80,7 miliar bagi para atlet, pelatih, dan ofisial kontingen PON XXI Aceh-Sumut 2024 serta Peparnas XVII Solo 2024.
PON Bela Diri menjadi bagian dari sistem pembinaan atlet berjenjang di Indonesia.
Tarung derajat diikuti oleh 22 provinsi dengan total mencapai 300 peserta, termasuk ofisial.
PON Bela Diri akan diikuti oleh 2.656 atlet dari 38 provinsi.
Menpora Dito Ariotedjo secara khusus memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada NTB.
Dengan adanya sinergi antar level pemerintahan dan dukungan anggaran yang berkesinambungan, maka diharapkan dapat melahirkan atlet tangguh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved