Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA putri muda Indonesia Nita Violina Marwah/Putri Syaikah berhasil mengamankan satu tempat di babak 16 besar Denmark Terbuka 2021, usai menekuk wakil India Meghana Jakkampudi/Poorvisha Ram, Rabu (20/10) sore WIB.
Melakoni pertandingan di Odense Sports Park, Denmark, wakil Indonesia peringkat 45 dunia itu hanya membutuhkan waktu 23 menit untuk menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan 21-8 dan 21-7.
Dalam pertandingan gim pertama kedua pemain mengawali permainan ketat dimana kejar mengejar angka sempat terjadi, sempat tertinggal 0-1 dari wakil India Nita/Syaikah langsung membalas dua poin langsung menjadi 2-1 dan terus unggul hingga 5-4.
Terus bermain agresif dengan melakukan serangan demi serangan Nita/Syaikah sukses meraih lima poin langsung untuk unggul 10-4. Tampil percaya diri dengan memimpi 6 poin, Nita/Syaikah terus menekan permainan wakil India hingga merebut keunggulan set pertama 21-8.
Memasuki set kedua Nita/Syaikah tak sedikitpun menurunkan intensitas permainannya, mereka secara bertubi-tubi terua melakukan pukulan-pukulan keras untuk unggul 8-1. Tak memberikan kesempatan sedikit pun untuk wakil India, Nita/Syaikah terus memimpin hingga 11-2 sebelum jeda.
Usai turun minum, Nita/Syaikah kembali memainkn permainan terbaiknya memegang kendali permainan mereka terus unggul 17-5 sebelum akhirnya menutup pertandingan dengan skor 21-7.
Berbicara terkait pertandingan pertama mereka di turnamen Super 1000, Nita/Syaikah mengaku senang dapat merebut kemenangan di putaran pertama mereka pun berharap dapat terus melaju di Denmark Terbuka 2021.
"Pertama kali ikut Super 1000, harapannya pengen ngasih yang terbaik aja, pengen ada di perform yang paling baik, sama pengen liat sampe dimana kemampuan kita," ucap Nita dalam keterangan PBSI, Rabu (20/10).
"Allhamdulillah, senang pastinya dikasih kesempatan main di Super 1000, pastinya kita mau berikan yg terbaik disini," timpal Syaikah.
Adapun atas hasil tersebut, selanjutnya di babak 16 besar Nita/Syaikah akan ditantang unggulan kedua asal Korea Lee Sohee/Shin Seungchan yang berhasil merebut kemenangan 21-17 dan 21-13 atas pasangan India Ashwini Ponnappa/Sikki Reddy. (Rif/OL-09)
Momentum kebangkitan Putri di awal tahun ini bertepatan dengan apresiasi yang diterimanya dari instansi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Kemenangan ini sekaligus menjadi revans untuk Adnan/Indah setelah takluk dalam pertemuan terakhir menghadapi Goh/Lai di Korea Open 2025 pada September lalu.
Di babak kualifikasi Indonesia Masters 2026, Anthony Sinisuka Ginting mengalahkan tunggal Tailand Kantaphon Wangcharoen 21-12 dan 21-7.
Indonesia terakhir kali mencicipi gelar juara sektor ganda putra di Indonesia Masters pada edisi 2023, melalui pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Pada babak 32 besar, Fajar/Fikri mengandaskan perlawanan ganda Taiwan Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh lewat dua gim langsung 21-16, 21-10.
Dukungan masif dari suporter di Istora diakui menjadi suntikan energi tambahan bagi Fikri. Baginya, atmosfer legendaris arena ini memberikan dampak positif yang luar biasa.
Jonatan Christie melangkah ke putaran kedua Prancis Terbuka setelah mengalahkan wakil Jepang Kenta Nishimoto dengan skor 21-18 dan 21-12.
Jonatan Christie menundukkan tunggal peringkat satu dunia Shi Yuqi lewat drama rubber gim, 13-21, 21-15, dan 21-15 di babak final Denmark Terbuka 2025.
Di laga final Denmark Terbuka, Fajar/Fikri menyerah 18-21, 21-15, dan 19-21, kepada ganda Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi yang bermain solid.
Jonatan mengalahkan wakil Tiongkok, Shi Yu Qi, lewat pertarungan tiga gim.
Fajar/Fikri takluk dari wakil Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi.
Fajar/Fikri akan berhadapan dengan asal Tiongkok, Liang Weng Keng/Wang Chang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved