Jumat 15 Oktober 2021, 00:00 WIB

Kaltim Dominasi Hari Terakhir Gulat dengan Dua Emas

Ant | Olahraga
Kaltim Dominasi Hari Terakhir Gulat dengan Dua Emas

Antara
Pegulat Kaltim

 

PARA pegulat Kalimantan Timur mendominasi hari terakhir pertandingan gulat PON XX Papua dengan merebut dua medali emas dan satu perunggu dari tiga kelas gaya grego roman di GOR Head Sai, Merauke, Kamis (14/10). Papang Ramadhan mengawali medali emas bagi Kaltim di kelas 130 kilogram dalam pertandingan dengan menggunakan sistem kompetisi menghadapi semua pegulat di kelasnya.

Medali perak kelas ini diraih Axel Manuella B. dari Jawa Timur dan perunggu disabet Aditya Eka Lazuardi dari Jawa Barat. Medali emas kedua Kaltim dipersembahkan Ashar Ramadhani di kelas 97 kilogram usai mengalahkan Agus Fajar dari Jawa Timur dalam pertarungan selama 99 detik dengan kemenangan mutlak 9-0. Medali perunggu diraih Riska Adam dari Kalimantan Selatan.

Sementara itu, pegulat Kaltim Henry Hidayat yang berlaga di kelas 87 kilogram berada di posisi ketiga dan harus puas membawa pulang medali perunggu. Medali emas nomor ini diraih Lulut Gilang dari Jawa Timur usai menaklukkan pegulat tuan rumah Sumurung Siregar.

Pelatih gulat Kaltim Edy Juanidi menyatakan lega dengan pencapaian anak didiknya di hari terakhir pertandingan. "Kami kehilangan sejumlah target medali emas pada pertandingan awal, kami bersyukur pada hari terakhir bisa menambah dua emas dan satu perunggu," kata Edy.

Secara keseluruhan tim gulat Kaltim meraih empat emas, dua perak dan enam perunggu untuk menempati peringkat kedua di bawah Jawa Timur sebagai juara umum dengan tujuh emas, tujuh perak dan dua perunggu. "Kami akan mengevaluasi hasil PON ini, tentunya kami sudah berusaha maksimal meskipun target enam medali emas gagal kami wujudkan," kata Sekretaris Pengprov PGSI Kaltim Sumarlani.

Ia mengakui bahwa persiapan tim gulat Kaltim menghadapi PON kali ini berbeda dengan sebelumnya, khususnya tidak adanya program uji coba ke luar negeri karena pandemi covid-19.

"Banyak pelajaran yang bisa diambil dari PON ini. Kami akan berusaha kembali untuk regenerasi atlet karena sejumlah punggawa PON tahun ini bakal pensiun," tandas Sumarlani. (OL-8)

Baca Juga

AFP

La Real Ingin Terus Bersaing Dalam Perebutan Gelar La Liga

👤Akmal Fauzi 🕔Sabtu 28 Januari 2023, 15:57 WIB
Sociedad sedang dalam rentetan kemenangan sembilan pertandingan berturut-turut sebelum kekalahan 0-1 dari Barcelona di Camp Nou pada hari...
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Wohoo! Jonatan Christie Melaju ke Final Indonesia Master 2023

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 28 Januari 2023, 15:19 WIB
"Puji Tuhan pertama kalinya final di Istora, ini sangat berarti buat saya pribadi. Terus bisa bisa mengalahkan Shi di hadapan...
AFP

Final Tunggal Putra Australia Terbuka 2023 Tak Sekadar Perebutan Trofi Juara

👤┬áRifaldi Putra Irianto 🕔Sabtu 28 Januari 2023, 10:03 WIB
Laga final Australia Terbuka akan menjadi unjuk ketangguhan antara Novak Djokovic (Serbia) dan Stefanos Tsitsipas (Yunani) untuk menyagel...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya