Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
JAWA Timur berhasil memborong semua nomor final cabang olahraga selam Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang dipertandingkan, Kamis (7/10).
Berlaga di venue akuatik, Kompleks Olahraga Kampung Harapan, Sentani, Kabupaten Jayapura, Jatim berhasil menyabet enam emas. Di nomor 800 meter surface, Jatim berhasil mengawinkan emas.
Pada sektor putra, Bima Dea Sakti Antono meraih emas usai finis terdepan dengan catatan waktu 6 menit 59,12 detik.
Pada sektor putri, Jawa Timur juga memastikan emas pada nomor 800 meter surface melalui Andhini Muthia Maulida yang mencatatkan waktu tercepat 7 menit 25,95 detik.
Ia mengalahkan wakil Jawa Barat Oza Feby Mulyani yang finis di posisi kedua dengan catatan waktu 7 menit 31,75 detik. Adapun posisi ketiga diraih Amartha Latifa Rahndevi dari Banten dengan catatan waktu 8 menit 01,23 detik.
"Di hari ketiga dari 20 nomor jatim dapat 12 medali emas tentunya ini suport dan dukungan dari semua pihak. Ini semua sesuai target kami sebelumnya yaitu 12 emas," kata Ketua Umum Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Mirza Muttaqien ditemui usai perlombaan.
Baca juga: 13 Atlet Selam Laut Mulai Gelar Uji Coba Pertandingan
Sementara itu, Jatim dan Papua berbagi emas di nomor 50 meter apnea putri. Papua yang menurunkan Margareta Herawati dan wakil Jawa Timur Angeline Soegianto menyelesaikan lomba dengan catatan waktu tercepat yakni 18.10 detik.
"Untuk hasil hari ini saya sangat senang saya sangat puas dengan hasil saya ini karena ini even pertama kalinya saya turun di nomor 50 meter apnea yang saya belum pernah turun sebelumnya," kata Margareta
Terkait catatan waktu yang sama dengan Jatim, Margareta enggan berkomentar lebih. Ia hanya meminta panitia harusnya menyediakan kamera di dalam air untuk melihat lebih detil hasil pertandingan.
"Saya enggak tahu untuk di penghitungan elektronik sistemnya seperti apa, tetapi menurut saya saran saya ke depannya kalau ada nomor 50 meter apnea itu ada kamera di bawah air sehingga untuk finisnya pun lebih akurat untuk dapat terlihat jelas karena finis tetap memakai tangan, bukan hitungan kepala," ucap Margareta.(OL-5)
WAKIL Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko, menegaskan bahwa kejadian penampilan goyang biduan di panggung peringatan Isra Mikraj di Banyuwangi, Jawa Timur bukan masalah sepele.
KETUA PP Muhammadiyah, Anwar Abbas, sangat menyesalkan adanya acara menyanyi dan berjoget seusai acara peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW.
PENGAMAT Sosial dari Universitas Indonesia (UI), Rissalwan Habdy Lubis, memberikan penjelasan soal polemik penampilan biduan di panggung peringatan Isra Mikraj di Banyuwangi, Jawa Timur.
SEKELOMPOK anak muda dari perguruan silat diamankan polisi karena melakukan konvoi yang meresahkan warga dan pengendara lain di Sidoarjo, Jawa Timur.
Menurut Heru, puso terjadi secara tersebar dan sebagian besar berlangsung pada Oktober 2025, saat tanaman padi telah memasuki masa panen.
Jawa Timur miliki Sekolah Rakyat terbanyak, sebanyak 26 Sekolah Rakyat telah beroperasi, menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi dengan jumlah SR terbanyak secara nasional.
Kasus itu diduga melibatkan oknum pejabat-pejabat di lingkungan Pemprov Papua langsung maupun tidak langsung.
Meskipun sudah melakukan upaya hukum, proses persidangan masih berlanjut tanpa tanda-tanda penyelesaian yang jelas.
Julita berharap agar penyelesaian kasus ini memiliki titik terang.
"Saya kira desertasi ini luar biasa untuk kebangkitan olahraga di Papua. Bahkan saya langsung tanyakan langkah konkretnya untuk ke depan."
utang Pemerintah kepada pihak ketiga yang nilainya mencapai ratusan miliar rupiah
Pesepak bola asal Merakuke, Papua, itu dikontrak selama tiga tahun dan menjadi pemain baru kelima Macan Kemayoran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved