Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PUTARAN ke-15 kejuaraan dunia balap motor Grand Prix musim 2021 di Circuit of The Americas (COTA) akan segera berlangsung pada Senin (4/10) dini hari WIB.
Amerika Serikat (AS) kembali menjadi tuan rumah untuk MotoGP Amerika setelah jeda dua tahun, hal ini pun berkat batalnya seri balapan di Jepang.
Pembalap asal Spanyol, Marc Marquez telah menjadi pemenang enam kali beruntun COTA sejak 2013 hingga musim 2018. Sebelumnya akhirnya Alex Rins menutup dominasi kemenangan Marquez di podium utama pada 2019.
Pada musim kali ini, Marquez masih dapat berpeluang menjuarai MotoGP Amerika untuk ketujuh kalinya setelah berhasil menempati posisi ketiga untuk start pada balapan nanti.
Sebelumnya pembalap berusi 28 tahun itu bersaing ketat dengan pemuncak klasemen saat ini Fabio Quartararo untuk start dari posisi terdepan, namun tak disangka pembalap Ducati Fransesco Bagnaia yang melewati catatan waktu kualifikasi kedua mereka berdua.
Baca juga : Bagnaia Putuskan Rangkaian Posisi Pole Beruntun Marquez di Austin
Pecco, sapaan Bagnaia memimpin dengan 2 menit 2,781 detik, sementara Quartararo dengan 2 menit 3,129 detik dan Marquez dengan 2 menit 3,209 detik.
Namun begitu, Marquez merasa puas walau hanya menempati posisi ketiga hasil kualifikasi sebelumnya.
"Start dari posisi untuk barisan terdepan sudah seperti pole position bagi saya. Ini adalah barisan terdepan pertama saya musim ini," ungkap Marquez dengan senang.
"Tetapi masih nampak jelas, untuk putaran kualifikasi selalu menjadi titik kelemahan bagi saya dan sering kali sulit mencetak perolehan catatan waktu lap yang bagus. Dan pada latihan bebas tiga dan empat (FP3 dan FP4) saya mampu bekerja dengan baik," lanjutnya.
Walaupun begitu, Bagnaia nampak waspada dengan pembalap Monster Energy Yamaha, Quartararo yang berhasil finis di babak kualifikasi di belakangnya.
Tentu Pecco memerlukan strategi yang matang untuk menutup kemungkinan Quartararo meraih podium utama, juga termasuk menghalau Marquez. (MotoGP/Motorcyclesports/OL-2)
Aprilia berhasil menutup MotoGP musim lalu dengan catatan sejarah baru, yakni menempati peringkat kedua klasemen akhir konstruktor dengan raihan 418 poin.
Fabio Quartararo mengakui bahwa kehadiran mesin V4 membawa tantangan teknis yang sangat berbeda dibandingkan mesin inline-4 yang selama ini ia kendarai.
Musim lalu, secara mengejutkan, Marco Bezzecchi berhasil mengakhiri kompetisi di peringkat ketiga klasemen akhir dengan koleksi 353 poin.
Masalah utama Francesco Bagnaia sepanjang musim MotoGP 2025 lalu berakar pada ketidakcocokan antara gaya balapnya dengan karakteristik Desmosedici GP25.
Saat ini, Marc Marquez masih terikat kontrak hingga akhir 2027 bersama Ducati Lenovo. Namun, dinamika bursa transfer pembalap yang sering bergerak lebih cepat memicu berbagai spekulasi.
Musim lalu menjadi periode yang cukup berat bagi Jorge Martin. Alih-alih menunjukkan dominasi, ia justru lebih banyak menghabiskan waktu di ruang perawatan dibandingkan di atas lintasan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved