Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
JUARA Wimbledon Novak Djokovic kini telah menduduki peringkat satu dunia selama 329 pekan setelah mengamankan gelar Grand Slam ketiga pada tahun ini. Hal itu terungkap dalam daftar peringkat ATP yang dirilis Senin (12/7).
Djokovic, yang merupakan juara Austalia Terbuka, Prancis Terbuka, dan Wimbledon, berada di puncak peringkat dunia, unggul hampir 2 ribu poin dari Daniil Medvedev yang bertahan di peringkat dua dunia.
Matteo Berrettini, yang kalah di final Wimbledon dari Djokovic, naik saty peringkat ke peringkat delapan.
Baca juga: Usai Wimbledon, Djokovic Kejar Rekor Federer di Final ATP 2021
Adapun Roger Federer, yang pernah menduduki peringkat satu dunia selama 310 pekan, turun ke peringkat sembilan.
Hubert Hurcacz, yang mengalahkan Federer di Wimbledon dan menjadi petenis Polandia pertama yang mencapai semifinal di All England Club, naik tujuh peringkat, dari 18 ke 11.
Berikut peringkat ATP per 12 Juli:
Boris Becker baru berusia 17 tahun, tujuh bulan, dan 15 hari ketika ia mengalahkan Kevin Curren pada 1985, menjadikannya juara tunggal putra Wimbledon termuda sepanjang masa.
Swiatek mengalahkan Guo Hanyu, petenis dari babak kualifikasi, dengan skor meyakinkan 6-3, 6-1.
Sinner memilih untuk fokus ke pemulihan cedera yang didapatnya di Wimbledon 2025.
Juara Wimbledon 2025 Jannik Sinner memberikan hadiah berupa bola tenis bertanda tangan kepada Pangeran George dan Putri Charlotte.
Carlos Alcaraz mengaku kekalahannya atas Jannik Sinner di Wimbledon memotivasinya untuk terus berkembang.
Jannik Sinner berhasil mengukir sejarah di Wimbledon setelah menundukan rivalnya Carlos Alcaraz 4-6, 6-4, 6-4, 6-4.
Djokovic terakhir kali manjurai Grand Slam dalam US Open 2023
Bagi Djokovic, kekalahan ini menjadi momen pahit karena untuk pertama kalinya ia takluk di final Melbourne setelah 10 kali selalu menang.
Rod Laver Arena akan menjadi ruang sidang sejarah pada Minggu (1/2). Novak Djokovic dan Carlos Alcaraz tidak sekadar memperebutkan trofi Australia Terbuka
Petenis Italia Jannik Sinner mengakui kekalahannya dari Novak Djokovic di semifinal Australia Terbuka sebagai salah satu yang paling menyakitkan dalam kariernya.
Setelah kalah di set pertama dan kemudian tertinggal 1-2, Djokovic bangkit mengalahkan juara bertahan dua kali itu dengan skor 3-6, 6-3, 4-6, 6-4, 6-4.
PETENIS Novak Djokovic mengalahkan Jannik Sinner dalam pertandingan lima set, Jumat (30/1) dan mengamankan tiket ke final Australian Open 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved