Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM balap MotoGP Petronas Yamaha SRT mengonfirmasi bahwa pembalapnya Franco Morbidelli tidak akan ikut dalam balapan di Sirkuit Assen, Belanda, akhir pekan ini.
Dalam keterangan resmi Tim, Franky sapaan akrab Morbidelli tidak dapat mengikuti balapan dikarenakan mengalami cedera lutut saat melakukan latihan.
"Petronas Yamaha Sepang Racing Team mengonfirmasi bahwa Franco Morbidelli akan absen di GP Belanda akhir pekan ini, karena cedera lutut kiri yang dideritanya saat latihan hari ini," bunyi pernyataan resmi tim dilansir dari Motorsport, Rabu, (23/6).
"Cedera itu membuat Franco akan melewati balapan akhir pekan ini dan dia sedang menjalani pemeriksaan medis dalam menentukan tindakan terbaik ubtuk pemulihan," imbuhnya.
"Petronas Yamaha Sepang Racing Team mendoakan agar Franky cepat sembuh," tulisnya.
Baca juga: Cedera, Morbidelli Absen di GP Belanda
Berhasil finis di posisi kedua pada klasemen MotoGP musim lalu, pada musim ini Morbidelli belum menemukan penampilan terbaiknya di mana dia saat ini menempati posisi ke-11 di klasemen pembalap setelah melakoni delapan balapan.
Hasil terbaik pembalap Italia itu sepanjang musim ini adalah podium ketiga di Jerez, saat berlaga di GP Jerman akhir pekan lalu Morbidelli menyelesaikan balapan dengan finis di posisi ke-18 berjarak 24,414 detik dari Marc Marquez (Repsol Honda) yang keluar sebagai juara.
Belum diketahui apakah tim Petronas Yamaha SRT akan menurunkan pembalap pengganti atau tidak, jika tidak dipastikan Valentino Rossi akan menjadi satu-satunya tumpuan untuk Petronas Yamaha SRT di GP Belanda akhir pekan ini. (Motorsport/OL-4)
Sejak merilis gitar akustik, elektrik, dan ampli pertamanya pada 1966, Yamaha secara konsisten menjadi bagian dari perjalanan musik global.
Meski sepanjang kariernya di MotoGP terbiasa dengan mesin Inline4, Quartararo membantah jika performa buruk itu disebabkan oleh proses adaptasi gaya balap.
Fabio Quartararo mengakui bahwa kehadiran mesin V4 membawa tantangan teknis yang sangat berbeda dibandingkan mesin inline-4 yang selama ini ia kendarai.
Kolaborasi ini jadi bentuk nyata kedekatan Yamaha dengan gaya hidup anak muda masa kini yang identik dengan ruang kreatif seperti cafe.
Pada uji coba sebelumnya di Misano, Quartararo kurang puas dengan performa V4.
Keputusan memakai mesin V4 juga dipengaruhi evaluasi terhadap pembalap wildcard Yamaha yang melakukan serangkaian uji coba.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved