Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KURANG dua bulan menjelang Olimpiade Tokyo 2020, Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan terus melakukan persiapan untuk memberikan penampilan terbaiknya di pesta olahraga terbesar sejagat raya itu.
Telah berlatih intensif sekitar dua bulan terakhir di Empire Fit Club, Jakarta, pelatih Eko Yuli, Lukman, mengatakan anak asuhnya terus menjalankan program latihan dengan baik bahkan sempat melakukan angkatan clean & jerk yang melebihi rekor dunia miliknya sendiri.
Lukman juga menyebutkan persiapan atlet berusia 31 tahun itu hingga saat ini sudah mencapai angka 90% dan diharapkan pada Juli, Eko Yuli sudah siap 100%.
"Saat baru mulai, kondisinya sekitar 80% dan sekarang sudah hampir 95% dari target total angkatan," kata Lukman dalam keterangan resmi yang diterima, Rabu (2/6).
"Sekarang, Eko sudah memasuki latihan tahap pra-kompetisi bahkan sudah akan masuk tahap kompetisi pada bulan ini dan bulan Juli. Jadi saya harapkan pada akhir bulan Juli dia sudah mencapai target total angkatan yang akan menjadi modalnya bertanding di Olimpiade," imbuhnya.
Terus menjalankan pelatihan secara intensif, Lukman selalu mengingatkan hal-hal kecil yang harus diperhatikan Eko Yuli agar tidak gagal dalam melakukan angkatan maksimal.
Baca juga: Eko Yuli Irawan Berharap Olimpiade Tokyo Tetap Digelar
Hal-hal yang dimaksud seperti, pengaturan napas hingga posisi badan, bila tidak dilakukan dengan baik bisa membuat performa atlet tidak maksimal dalam melakukan angkatan.
"Eko sudah tiga kali tampil di Olimpiade, jadi dia sudah sangat tahu apa yang harus dilakukan," ucap Lukman.
Persiapan Eko Yuli juga akan dibarengi dengan penurunan berat badan untuk mencapai batas di kelasnya yaitu 61 kg. Saat ini, bobotnya masih 66 kg. Meski penurunan berat badan berpotensi mengurangi tenaga atlet, namun Lukman tak khawatir dengan hal tersebut.
"Akan ada pengaruh terhadap fisik (terkait penurunan berat badan) tapi tidak terlalu besar asalkan didukung faktor psikologis," jelas Lukman.
Dikatakan oleh Lukaman, mentalitas Eko Yuli jelang Olimpiade Tokyo juga menjadi hal yang harus dijaga saat ini agad ia memiliki keyakinan penuh untuk tampil maksimal di Olimpiade yang direncanakan digelar 23 Juli.
"Eko harus dijaga jangan samapai cedera, karena itu kami harus terus menjaganya. Mentalnya juga harus dijaga agar dia memiliki keyakinan penuh dan siap bertanding di Olimpiade," tukasnya.
Seperti diketahui, Indonesia akan mengirimkan dua atlet angkat besi ke Olimpiade Tokyo 2020. Selain Eko Yuli, atlet putri Windy Cantika juga akan tampil di kelas 49 kg putri.(OL-5)
Pascakesuksesan di SEA Games 2025, induk organisasi angkat besi tanah air kini membidik medali emas pada gelaran Asian Games 2026.
Prabowo juga memberikan nasihat kepada lifter nasional Rizki Juniansyah yang baru saja menerima bonus sebesar Rp1 miliar dan kenaikan pangkat dua tingkat lebih tinggi.
Strategi memisahkan kedua lifter ini dinilai sebagai langkah taktis untuk memaksimalkan potensi dua medali emas sekaligus.
Emas yang diraih oleh Rizki menjadi kontribusi penting bagi kontingen Indonesia.
SATU keping medali perak menutup perjuangan tim angkat besi Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand.
Emas ini menjadi yang keempat bagi Rahmat sepanjang keikutsertaannya di SEA Games sekaligus emas pertamanya di kelas 88 kg.
TNI akan terus mendukung prajurit yang mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa melalui jalur olahraga.
Dengan adanya dana pensiun, para pejuang olahraga diharapkan memiliki jaminan finansial yang lebih stabil saat memasuki masa purnatugas.
Presiden Prabowo Subianto menyerahkan bonus bagi atlet berprestasi SEA Games ke-33 Thailand. Ia berpesan dana tersebut dijadikan tabungan, bukan sekadar upah.
Keberangkatan tim pada Selasa (6/1) itu mengusung misi krusial, yakni mengamankan tiket menuju Asian Games 2026 Nagoya, Jepang.
Laga pamungkas akan digelar Thailand National Sports University, Nong Mai Daeng, Chonburi, Thailand, Jumat petang (19/12) waktu setempat.
Atlet pencak silat Indonesia berhasil memenuhi target empat medali emas pada ajang SEA Games 2025 di Bangkok, Thailand.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved