Minggu 30 Mei 2021, 10:07 WIB

Federasi Panjang Tebing Berterima Kasih Atas Dukungan Menpora

Basuki Eka Purnama | Olahraga
Federasi Panjang Tebing Berterima Kasih Atas Dukungan Menpora

ANTARA/Reuters-Jeffrey Swinger-USA TODAY Sports
Duet atlet panjat tebing Indonesia Katibin Kiromal (kiri ) dan rekannya Veddriq Leonardo

 

PENGURUS Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) menyatakan keberhasilan dua atlet panjat tebing meraih rekor dunia adalah berkat dukungan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali.

Asisten Manajer FPTI Asep Rahmat, dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/5), menjelaskan dua putra terbaik binaannya berhasil meraih medali emas dan memecahkan rekor dunia pada Piala Dunia Panjat Tebing 2021 atau IFSC Worldcup yang digelar di Salt Lake City, Amerika Serikat (AS) 20-30 Mei 2021.

Pada ajang itu, dua utusan Indonesia, yakni Veddriq Leonardo dan Kiromal Katibin, bersaing di final dan memecahkan rekor dunia untuk nomor speed 15 meter.

Baca juga: Atlet Panjat Tebing RI 3 Kali Patahkan Rekor Dunia Kejuaraan Dunia

Dua atlet tersebut merupakan Super Sub dari atlet andalan tim nasional dalam Pelatnas panjat tebing Indonesia.

Menurut dia, kegiatan pelatihan di Pelatnas untuk pembinaan atlet tidak terlepas dari dukungan penuh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

"Terima kasih kepada Bapak Menteri Pemuda dan Olahraga, Bapak Zainudin Amali, beserta Jajarannya. Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional, Bapak Chandra Bakti, dan Asisten Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional Bapak Surono atas dukungan kepada Pelatnas Panjat Tebing Indonesia," kata Asep.

Asep juga mengatakan ajang tersebut, pada awalnya, merupakan Test Case atau Evaluasi latihan tim selama periodesasi program latihan terutama di masa pandemi 2021.

"Kompetisi ini juga penting sebagai Psywarming dalam persaingan pemecahan rekor dunia pada kategori Speed World Record yang banyak diklaim oleh negara-negara pesaing dalam setiap kejuaraan nasional di negara masing-masing," kata Asep.

Dua atlet panjat tebing tanah air yakni Veddriq Leonardo dan Kiromal Katibin memecahkan rekor dunia untuk kategori nomor speed 15 meter.

Veddriq meraih medali emas usai berhasil mengalahkan Kiromal Katibin pada laga final. Pada final, Veddriq Leonardo mencatatkan waktu 5,20 detik.

Tidak hanya itu, rekor sebelumnya tercipta sejak babak penyisihan. Veddriq Leonardo mematahkan rekor sebelumnya yang dibuat atlet Iran, Reza Alipour, pada Piala Dunia 2017 di Nanjing, Tiongkok. Kala itu catatan terbaik adalah 5,48 detik.

Veddriq Leonardo lalu memecahkannya dengan catatan 5,37 detik. Namun kemudian Kiromal Katibin langsung melangkahi rekannya tersebut dengan membuat torehan 5,25 detik. Namun pada final, Veddriq Leonardo membuat catatan apik dengan waktu 5,20 detik.

Veddriq keluar sebagai pemenang dan berhasil membawa pulang medali emas dari Kejuaraan Dunia Panjang Tebing tersebut. Catatan waktunya yang
menyentuh 5,20 detik itu lantas membuatnya menjadi pemegang rekor dunia sebagai yang tercepat menyelesaikan wall 15 meter di nomor speed putra tersebut.

"Mereka (Veddriq dan Kiromal) melakukannya lagi. Veddric Leonardo mengalahkan rekan senegaranya Kiromal Katibin dan mencatatan lagi rekor
dunia di nomor speed putra di Salt Lake City, 5,208 detik," kata Asep yang dikutip dari akun instagram @ifscclimbing, Sabtu (29/5). (Ant/OL-1)

Baca Juga

AFP/Andreas Solaro

'Pecco' Bagnaia Rebut Pole Position MotoGP Emilia-Romagna

👤Widhoroso 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 20:22 WIB
PEMBALAP tim Ducati Francesco Bagnaia kembali menunjukkan kehebatannya di ajang...
AFP

Penjualan Tiket WSBK Mandalika Telah Dibuka

👤Widhoroso 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 19:50 WIB
TIKET ajang World Superbike (WSBK) di Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat, hari ini resmi dijual. Penjualan dibuka serentak...
AFP

Praveen/Melati Gagal Tembus Final Denmark Terbuka 2021

👤Widhoroso 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 18:41 WIB
USAHA keras ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti meraih tiket ke final turnamen bulutangkis Denmark Terbuka...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Amendemen Konstitusi antara Ambisi Elite dan Aspirasi Rakyat

Persepsi publik mengenai cara kerja presiden lebih mengharapkan pemenuhan janji-janji politik saat kampanye ketimbang bekerja berdasarkan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN).

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya