Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Formula 1 (F1) tim Williams Racing, George Russell merilis permintaan maafnya kepada pembalap tim Mercedes, Valtteri Bottas, atas perlakuannya dalam insiden di F1 Grand Prix (GP) Emilia Romagna akhir pekan kemarin.
Di pertengahan lomba yang berlangsung Minggu, (18/4). Russell sedang berada di jalur untuk meraih poin pertamanya dengan Williams ketika ia berusaha menyalip Bottas menuju chicane tikungan 2.
Dengan DRS yang terbuka dan kondisi trek yang separuh basah, Russell kehilangan kendali dan menabrak sisi kanan mobil Bottas dalam kecepatan tinggi yang mengirim keduanya ke pagar pembatas.
Russell serta-merta meluapkan kekesalannya seperti terdengar lewat radio dan menghampiri Bottas sembari memukul helm rivalnha ketika sang pembalap Finlandia masih berada di dalam kokpit.
Russell sempat menuduh Bottas melanggar kesepakatan antar pembalap yaitu apabila mobil yang lebih cepat mendekat dengan DRS maka pembalap di depan tidak mengubah arah kemudinya secara tiba-tiba.
Pengawas balapan tidak menjatuhkan penalti setelah berbicara dengan kedua pembalap dan tim mereka masing-masing.
Setelah menenangkan diri, Russell pun menuliskan permintaan maafnya melalui akun media sosial pribadinya.
Dia merasa bertanggung jawab atas upayanya yang menyalip Bottas serta berakhir dengan kecelakaan. Juga mengatakan seharusnya tidak berprilaku demikian.
"Kemarin bukan hari yang paling saya banggakan. Saya tahu ini akan menjadi salah satu peluang terbaik kami untuk mencetak poin musim ini, dan ketika poin itu sama pentingnya dengan yang mereka lakukan sekarang, terkadang anda mengambil risiko. Itu tidak membuahkan hasil dan saya harus bertanggung jawab," tulisnya dalam unggah di akun Instagram pribadinya @georgerussell63, Selasa, (20/4) WIB.
"Memiliki waktu untuk merefleksikan apa yang terjadi setelah itu, saya tahu saya seharusnya menangani seluruh situasi dengan lebih baik. Emosi dapat meningkat dalam situasi panas dan kemarin emosi saya menguasai saya. Saya meminta maaf kepada Valtteri, kepada tim saya dan kepada siapa pun yang merasa dikecewakan oleh tindakan saya," imbuhnya.
Menyadari bahwa apa yang dilakukannya terhadap Bottas bukanlah hal yang baik, ia pun menyatakan telah belajar dari insiden tersebut dan berharap dapat menjadi bekal untuk pribadi yang lebih baik.
"Itu bukan saya, dan saya berharap lebih baik dari diri saya sendiri, karena saya tahu orang lain memgharapkan lebih banyak dari saya. Saya telah belajar beberapa pelajaran sulit akhir pekan ini dan akan keluar dari sini sebagai pembalap yang lebih baik dan oramg yang lebih baik untuk pemgalaman ini," tuturnya.
"Sekarang fokus penuh pada Portugal (balapan selanjutnya) dan kesempatan untuk menunjukkan tentang siapa saya sebenarnya. Terima kasih untuk semua pesan, baik positif maupun negatif. Semuanya akan membantu saya untuk tumbuh," tukasnya. (Rif/Motorsport/OL-09)
Red Bull Ford Powertrains langsung dinilai sebagai paket mesin terkuat jelang era regulasi 2026 setelah data uji coba pramusim di Bahrain menunjukkan keunggulan performa.
Peluncuran identitas visual tim dilakukan secara tidak biasa, yakni melalui tayangan iklan pada ajang Super Bowl, menandai keseriusan Cadillac memasuki panggung balap Formula 1.
Pembalap Ferrari Charles Leclerc optimistis bahwa peta persaingan akan semakin merata karena setiap tim Formula 1 memulai pengembangan dari titik nol.
Pembalap Red Bull Isack Hadjar kehilangan kendali di tikungan terakhir yang sangat cepat. Mobilnya melintir dan menghantam pembatas jalan dengan bagian belakang terlebih dahulu.
Seorang juru bicara Williams menyebut bahwa absen di tes pramusim Formula 1 tersebut adalah "hasil rekayasa teknik yang lebih baik" di tengah situasi yang ada.
Setelah gagal meraih satu pun kemenangan sepanjang musim 2025, Ferrari dituntut untuk tampil kompetitif sejak balapan pembuka musim depan.
Kolaborasi “From Heritage to Future” satukan budaya, keberlanjutan, dan olahraga di pentas dunia
BALAP Formula E akan kembali digelar di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Ancol, pada 21 Juni 2025. Adapun tahun ini menjadi ajang ketiga kalinya Jakarta menjadi tuan rumah.
Seluruh proses ini mengikuti arahan teknis dari FIA dan Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM), guna memastikan lintasan memenuhi standar internasional.
Di Time Attack Round 2, Senna Iriawan berjaya dengan merebut juara pertama untuk Sekuya Racing di kategori Radical SR1.
Meikarta Speedway Festival 2024 (MSF24) telah menjadi salah satu acara andalan di kalender Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Jawa Barat.
SETELAH sukses pada 2023, ajang Fastlane Mandalika Track Day kembali digelar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved