Rabu 07 April 2021, 15:07 WIB

Amankan Olimpiade, RI Kirim Wakil ke Kejuaraan Angkat Besi Asia

Rifaldi Putra Irianto | Olahraga
Amankan Olimpiade, RI Kirim Wakil ke Kejuaraan Angkat Besi Asia

Antara
Atlet nasional olahraga angkat besi M Zul Ilmi saat mengikuti latihan.

DENGAN sisa waktu dua bulan sebelum kualifikasi berakhir, tim angkat besi Indonesia berusaha mengamankan tiket Olimpiade Tokyo. Mereka pun ambil bagian dalam Kejuaraan Angkat Besi Asia di Tashkent, Uzbekistan, yang berlangsung pada 16-25 April 2021.

Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) akan mengirimkan tiga lifter putri dan empat lifter putra ke kejuaraan tersebut. Rinciannya, Windy Cantika Aisyah (49 kg), Juliana Klarissa (55 kg), Nurul Ikmal (+87 kg), M Yasin (67kg), Triyatno (67 kg), Rahmat Erwin Abdullah (73 kg), dan M Zulilmi (89 kg).

Hingga saat ini, baru dua lifter Indonesia yang memiliki peluang berlaga di Tokyo, yaitu Eko Yuli Irawan (61 kg) yang menempati peringkat dua dunia di kelas 61 kg. Kemudian, Windy yang berada di peringkat lima kelas 49 kg. PB PABSI masih berusaha meningkatkan peringkat Windy dengan mengirimnya ke kejuaraan Asia.

Baca juga: KOI: Indonesia Masih Berpeluang Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032

"Saat ini, Windy ada di peringkat lima, sehingga masih belum aman. Jadi, kami masih mengirim Windy ke kejuaraan Asia untuk menambah poin," ujar Pelatih PABSI Dirdja Wihardja dalam keterangan resmi, Rabu (7/4).

"Kalau Eko sudah cukup aman, karena ada di peringkat dua. Walaupun tidak ikut kejuaraan, peringkatnya tidak akan turun terlalu jauh," imbuhnya.

Baca juga: PB PASI Kirim Lima Pelari Putri Ikuti Ajang Estafet di Jepang

Dengan rekor resmi angkatan terbaik 261 kg, Nurul Akmal menempati peringkat 12. Dia berusaha memperbaiki rekor angkatan untuk menambah nilai di Tashkent. Begitu juga dengan Yasin, yang berada di peringkat 26. Lalu, Rahmat yang duduk di urutan 22 ranking dunia.

Pandemi covid-19 membuat banyak kompetisi yang menjadi ajang kualifikasi Olimpiade Tokyo dibatalkan. Untuk mengukur kemampuan lifternya, PB PABSI menggelar progress test secara berkala. Tes terakhir dilakukan pada 11 Maret lalu.

“Kami melakukan progress test untuk memberikan atmosfer simulasi kompetisi pada para lifter. Hasilnya menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih. Lewat simulasi ini, kami bisa mengetahui apa yang harus diperbaiki dan ditingkatkan,” jelas Dirdja.(OL-11)
 

Baca Juga

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

MotoGP Mandalika Ditunda Semusim, Sandiaga: Peluang Optimalisasi

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 13 April 2021, 00:15 WIB
Pemerintah akan memanfaatkan waktu penundaan ajang olahraga internasional itu dengan promosi dalam rangka menarik wisatawan guna...
Dok. PABBSi

PABBSI Kirim 7 Atlet ke Kejuaraan Asia untuk Rebut Tiket Olimpiade

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Senin 12 April 2021, 22:59 WIB
Ketujuh lifter yang akan diturunkan dalam kejuaraan yang juga kualifikasi Olimpiade Tokyo itu adalah Windy Cantika Aisyah (49 kg), Juliana...
Dok. Pribadi

Tercepat di Kualifikasi, Qarrar Terhenti karena Mesin dan Cuaca

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Senin 12 April 2021, 22:57 WIB
Pada sesi kualifikasi, pembalap Tanada Racing Team itu berhasil mencatat waktu tercepat yaitu 57,904 detik yang kemudian diikuti oleh sesi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya