Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
JELANG penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, Ketua Harian PB PON Yunus Wonda mengungkapkan jajaran kepanitiaannya akan menjalani vaksinasi covid-19.
Dikatakan oleh Wonda, pelaksanaan vaksinasi covid-19 untuk jajaran kepanitiaan PON Papua merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden Joko Widodo yang menghendaki pelaksanaan PON bebas dari penularan covid-19.
"Saya sudah instruksikan bidang kesehatan agar jajaran kepanitiaan PON Papua segera divaksin covid-19. Saya pikir ini yang harus kita lakukan untuk mencegah (penularan) dengan harapan PON berjalan baik," ucap Wonda dalam keterangan resmi yang diterima, Kamis (25/3).
Ia juga menginstruksikan bidang kesehatan untuk berkoordinasi dengan pemerintah provinsi serta KONI Papua, guna mendorong vaksinasi covid-19 bagi atlet dan ofisial Papua yang akan terlibat dalam event olahraga empat tahunan itu.
"Seluruh atlet dan ofisial dari luar Papua pun harus divaksin. Demikian kita juga yang ada di papua, baik atlet, ofisial, PB PON serta masyarakat sekitar venue," tuturnya.
Baca juga: Sepak Bola PON Papua Dipastikan Tanpa Pemain Profesional
Sementara itu, terkait vaksinasi tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Yulian Flassy menyebutkan pelaksanaan vaksinasi diperkirakan akan berjalan pada satu atau dua bulan sebelum PON Papua bergulir.
"Intinya, satu atau dua bulan sebelum PON Papua para atlet ini sudah harus divaksin, juga termasuk ofisial dan masyarakat sekitar venue," jelas Yulian.
Dapat diketahui penyelenggaraan PON XX Papua akan bergulir pada 2-15 Oktober 2021, jadwal itu mundur satu tahun dari rencana sebelumnya menyusul penyebaran pandemi covid-19 di dunia.(OL-5)
11 bandara perintis di tiga provinsi Papua kini telah diamankan sepenuhnya oleh pasukan TNI setelah Februari lalu ditutup akibat gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya analisis dan evaluasi terhadap kebijakan yang sudah tidak relevan dengan kondisi terkini.
Papua Connection menyerukan penghentian kekerasan bersenjata di Tanah Papua, khususnya yang menyasar warga sipil, guru, dan tenaga kesehatan.
Insiden penyerangan terjadi di Pos Pengamanan PT Kristal Kilometer 38, Kampung Lagari Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire.
KAPOLRES Nabire AKBP Samuel Tatiratu, mengatakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya menyerang pos milik PT Kristalin yang berlokasi di Makimi, Kabupaten Nabire.
Agenda utama pertemuan adalah pembahasan pengembangan, hilirisasi, serta potensi ekspor komoditas kakao Papua ke pasar global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved