Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
SATU hari jelang berlangsungnya turnamen bulu tangkis prestisius All England 2021, tim Indonesia menggelar latihan gabungan di practice hall Utilita Arena, Birmingham, Inggris, Senin (15/3) sore dan Selasa (16/3) pagi waktu setempat.
Latihan gabungan ini difokuskan kepada teknik di lapangan guna mengembalikan feeling touch dan pola permainan. Karena sejak kedatangan pada Sabtu (13/3), tim Indonesia belum "memegang raket".
Atlet ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu mengatakan selain mengembalikan feeling touch, latihan kali ini juga dilakukannya sebagai adaptasi dengan cuaca dan kondisi angin.
"Latihan di practice hall ini aku manfaatkan untuk mencoba-coba pukulan saja. Mengembalikan touch dan pola karena dari hari Sabtu belum latihan teknik lagi. Untuk adaptasi kondisi cuaca, angin, dan lampu nanti saat tes lapangan pertandingannya," ungkap Apriyani dalam keterangan resmi PBSI, Selasa, (16/3).
"Kemarin sore dan pagi ini aku dan semua tim sudah mulai latihan di lapangan," imbuhnya.
Apriyani yang berpasangan dengan Greysia Polii mengatakan bahwa persiapan mereka sudah cukup bagus. Dia juga yakin untuk memulai petualangannya di All England 2021.
Baca juga : 7 Wakil Indonesia, Bersiap Menghadapi Putaran Pertama All England
"Alhamdulillah dengan persiapan yang ada, kita sudah punya keyakinan antara aku dan Kak Ge. Tinggal nanti di pertandingannya, diserahkan semua sama Allah," kata Apriyani.
"Rasanya excited bisa main di All England lagi. Tetapi aku coba bagaimana mengontrol rasa excited itu agar tidak berlebihan," tambah dara kelahiran Lawulo (Sultra), 29 April 1998 itu.
Merebut gelar juara di Thailand Terbuka Januari lalu, diakui Apriyani menjadi tambahan motivasi untuk tampil di All England kali ini.
Kendati demikian, mereka tidak ingin berpikiran terlalu jauh. Mereka hanya ingin menjalani selangkah demi selangkah dengan selalu memberikan yang terbaik. Baginya, tidak ada laga mudah yang akan dilakoni di ajang prestisius dan tertua ini.
"Untuk persaingan, aku rasa sama saja dibandingkan dengan Thailand kemarin. Di All England ini memang tim Jepang akan turun, tapi tim Korea absen. Waktu di Thailand kan sebaliknya. Jadi aku rasa sama saja, tidak ada laga yang mudah. Semuanya berat," jelas Apriyani.
"Sekarang bagaimana aku menyiapkan diri sebaik-baiknya untuk turnamen ini," tukasnya.
Di babak pertama, Greysia/Apriyani akan berhadapan dengan pasangan Jerman, Kilasu Ostermever/Franziska Volkmann. Bila mampu menembus babak semifinal, pasangan nomor enam dunia ini berpotensi bertemu pasangan Jepang unggulan pertama, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota. (PBSI/OL-7)
Kriteria ketat diberlakukan bagi para peserta. PBSI merujuk pada hasil Kejuaraan Nasional (Kejurnas) 2025 serta peringkat nasional per 24 Desember 2025.
Adnan mengaku fokus utamanya saat ini adalah memulihkan kondisi fisik.
Pada Season 1, Campus League akan mempertandingkan tiga cabang utama, yaitu bola basket, bulu tangkis, dan futsal.
Kurniahu Tjio Kay Kie, mantan atlet sekaligus ayahanda dari legenda ganda putra Marcus Fernaldi Gideon, meninggal dunia pada Kamis (29/1) dini hari.
Pelatih ganda campuran Rionny Mainaky menjelaskan Felisha mengeluhkan gangguan pada lengan kanannya setelah tampil pada semifinal Indonesia Masters 2026.
Bagi barisan pemain muda Indonesia, ajang Super 500 ini menjadi ujian mental yang sesungguhnya. Ainur menyoroti kiprah Joaquin/Raymond yang meski gagal meraih gelar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved