Minggu 14 Maret 2021, 09:07 WIB

Petinju Legendaris Marvin Hagler Tutup Usia

Adiyanto | Olahraga
Petinju Legendaris Marvin Hagler Tutup Usia

Tobias SCHWARZ / AFP
Marvin Hagler dan istrinya Kay di Berlin, Februari 2020

MANTAN juara dunia tinju kelas menengah, Marvin Hagler, wafat pada Sabtu (13/3) di usia 66 tahun. Kabar kematian petinju yang merajai era 1980 hingga 1987 itu diungkapkan istrinya, Kay G Hagler.

Dalam sebuah posting di halaman Facebook, Kay  mengatakan suaminya meninggal di rumah keluarganya. "Saya minta maaf untuk membuat pengumuman yang sangat menyedihkan. Hari ini suami tercinta saya Marvin Marvin meninggal secara tak terduga di rumahnya di sini di New Hampshire," tulisnya. "Keluarga kami meminta Anda menghormati privasi kami selama masa sulit ini."

Marvin Hagler bertinju dari tahun 1973 hingga 1987 dengan rekor 62 kali menang (52 di antaranya dengan KO), 3 kali kalah, dan dua kali seri. Kemenangan petinju kidal yang paling epik terjadi saat dia bertarung di Caesars Palace di Las Vegas melawan Thomas "Hitman" Hearns, yang hanya berlangsung selama delapan menit .

Setelah ronde pertama Hearns mengalami patah tangan kanan, setelah itu Hagler mengalami luka di kepala di awal ronde kedua. Seorang dokter di tepi ring memeriksa Hagler di ronde ketiga dan pertarungan berlanjut. Hagler lantas memborbardir  Hearns dengan sejumlah pukulan dan membuatnya mencium  kanvas. Beberapa saat kemudian, Hearns bangkit, namun hanya untuk jatuh ke pelukan wasit Richard Steele.

Hagler memenangkan gelar kelas menengah versi Dewan Tinju Dunia dan Asosiasi Tinju Dunia pada tahun 1980, setelah menghentikan Alan Minter dari Inggris pada ronde ketiga di Wembley Arena London, dan menambahkan gelar perdana Federasi Tinju Internasional pada tahun 1983. Hagler mempertahankan gelarnya itu sebanyak 12 kali, termasuk kemenangan mutlak dari petinju Panama, Roberto Duran pada 1983.

Kemenangan KO terakhirnya diraih saat memukul roboh  John Mugabi dari Uganda, pada ronde ke-15  dalam pertarungan yang digelar pada 1986. Lebih dari satu dekade dari 1976 hingga 1986, Hagler tidak terkalahkan dengan 36 kemenangan dan sekali imbang.  Pertarungan terakhirnya melawan "Sugar" Ray Leonard pada 1987 berlangsung kontroversial dan berakhir dengan kekalahan.

Hagler dinobatkan ke dalam Hall of Fame Tinju Internasional. Setelah gantung sarung tinju, ia menjajal karier sebagai aktor dan komentator tinju. (AFP/M-4)

Baca Juga

AFP/Christophe ARCHAMBAULT

Djokovic Buru Rekor Grand Slam Nadal dan Federer di Wimbledon

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 22 Juni 2021, 10:42 WIB
Petenis Serbia itu juga berpeluang menjadi petenis ketiga sepanjang sejarah yang menyapu bersih gelar Grand Slam dalam satu...
Dok/PBSI

Soroti Simulasi Olimpiade, Rionny Minta Atlet Lakukan Evaluasi

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Selasa 22 Juni 2021, 09:40 WIB
Hasil dari simulasi Olimpiade Tokyo pekan lalu masih belum memuaskan mengingat ada empat dari tujuh wakil Indonesia di Olimpiade mengalami...
AFP/DAVID STOCKMAN

Cavendish Kembali ke Tour de France Setelah Absen 3 Tahun

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 22 Juni 2021, 06:36 WIB
Cavendish, yang telah mengantongi 30 kemenangan di etape Tour de France, diundang bergabung dengan tim Deceuninck setelah pembalap Irlandia...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Jakarta sedang tidak Baik-Baik Saja

SEPEKAN ini warga Ibu Kota mengalami kecemasan akibat meningkatnya kembali kasus positif covid-19 secara signifikan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya