Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
Novak Djokovic sudah memutuskan untuk menarik diri dari turnamen tenis Paris Masters yang akan diselenggarakan pada 2-8 November 2020.
“Saya tidak mengikuti Paris Masters karena memang turnamen itu tidak akan menambah poin saya, tapi saya akan berpartisipasi di Vienna dan London karena poinnya lebih banyak. Tahun ini saya bisa meraih 500 poin di Vienna, karena penampilan saya di sana tahun lalu kurang bagus,” kata Djokovic dikutip dari Reuters, Rabu (21/10).
Dalam ajang Paris Masters 2019 lalu, Djokovic keluar sebagai juara. Dengan demikian, jika tahun ini dia melewatkan turnamen tersebut, maka tidak akan mempengaruhi poinnya.
Terlebih ATP juga telah merevisi sistem rangking tahun ini karena pandemi COVID-19 sehingga memungkinkan para pemain untuk mempertahankan poin dari tahun lalu.
“Saya hanya ingin mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Saya ingin tercatat sebagai petenis nomor satu dunia yang bisa bertahan di posisi puncak ATP Tour selama berminggu-minggu. Saya akan berjuang untuk mewujudkan keinginan itu,” ungkap Djokovic.
Lebih lanjut, petenis Serbia berusia 33 tahun itu juga tidak merasa keberatan jika pesaingnya, petenis peringkat kedua dunia Rafael Nadal, ikut serta dalam ajang Paris Masters tahun ini.
“Keikutsertaan Nadal di turnamen Paris Masters tidak akan memberikan pengaruh yang signifikan untuk saya, karena turnamen Masters memang bukan prioritas saya,” tambah Djokovic. (Ant/OL-12)
Novak Djokovic menyingkirkan wakil AS Aleksandar Kovacevic dengan skor 6-4, 1-6, dan 6-4 pada pertandingan yang berlangsung Senin (10/3) waktu setempat.
Carlos Alcaraz memperpanjang rekor tak terkalahkan di 2026, sementara Novak Djokovic harus bermain tiga set untuk melaju ke babak ketiga Indian Wells Masters.
Djokovic terakhir kali manjurai Grand Slam dalam US Open 2023
Bagi Djokovic, kekalahan ini menjadi momen pahit karena untuk pertama kalinya ia takluk di final Melbourne setelah 10 kali selalu menang.
Rod Laver Arena akan menjadi ruang sidang sejarah pada Minggu (1/2). Novak Djokovic dan Carlos Alcaraz tidak sekadar memperebutkan trofi Australia Terbuka
Petenis Italia Jannik Sinner mengakui kekalahannya dari Novak Djokovic di semifinal Australia Terbuka sebagai salah satu yang paling menyakitkan dalam kariernya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved