Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PANITIA Prancis Terbuka melakukan sejumlah persiapan ketat jelang pelaksanaan ajang grand slam yang akan dimulai Minggu (27/9) mendatang. Panitia melakukan persiapan mulai dari pengurangan jumlah penonton, akses dan mobilitas peserta, hingga renovasi arena pertandingan.
Pada awalnya penyelenggara berharap bisa menerima hingga 20.000 penggemar dalam satu hari. Namun jumlah itu berkurang menjadi 11.500, lalu menjadi 5.000 dan akhirnya 1.000 saat pemerintah Prancis melakukan intervensi di tengah merebaknya kasus COVID-19 di negara itu.
Sebelumnya di US Open, setiap petenis dan tamu harus lulus dua tes usap COVID-19 dengan selang waktu 48 jam setelah kedatangan mereka di New York. Turnamen juga tidak mengizinkan kehadiran penonton.
Sedangkan di Paris, pemain juga akan menghadapi pembatasan ketat. Semua peserta akan diinapkan di dua hotel berbeda dan tidak dibolehkan menyewa akomodasi pribadi. Mereka hanya akan diizinkan keluar saat bertanding di Roland Garros atau saat sesi latihan di stadion Jean Bouin.
Setiap petenis dan tamu undangan harus memberikan tes COVID-19 negatif untuk mengikuti undian. Aturan ini menyebabkan enam petenis akhirnya didiskualifikasi.
Pada Prancis Terbuka 2020, untuk pertama kalinya lapangan utama Philippe Chatrier dilengkapi dengan atap yang bisa dibuka, yang memungkinkan penyelenggara melaksanakan pertandingan hingga larut malam. Fitur ini menjadi penting karena pada bulan ini hari-hari menjadi lebih pendek dan musim hujan menjadi lebih lama.
Sebanyak 12 lapangan juga akan dilengkapi dengan lampu sorot, yang memungkinkan permainan dilanjutkan hingga malam hari. (Ant/R-1)
Hasil Australia Terbuka 2026 menampilkan kemenangan Carlos Alcaraz, Aryna Sabalenka, dan Coco Gauff yang melaju mulus ke putaran ketiga di Melbourne.
Kenali Janice Tjen, petenis Indonesia yang mencetak sejarah di Australian Open 2026. Simak profil, prestasi, dan fakta menarik perjalanannya di Grand Slam.
Janice Tjen cetak sejarah di Australia Terbuka 2026 usai singkirkan unggulan ke-22, Leylah Fernandez. Ia merasakan momen yang sangat spesial.
Petenis putri Indonesia, Janice Tjen, sukses mengakhiri dahaga 28 tahun publik tenis Tanah Air setelah melaju ke babak kedua Australia Terbuka 2026.
“Senang bisa kembali lagi, ini jelas lapangan favorit saya,”
Carlos Alcaraz datang ke Australia setelah mengoleksi enam gelar Grand Slam. Namun, Australia Terbuka masih menjadi satu-satunya turnamen mayor yang belum pernah ia menangi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved