Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Repsol Honda Marc Marquez melihat saat ini timnya tengah mengalami masa sulit pada turnamen MotoGP 2020.
Ketiadaannya dalam sejumlah pertandingan akibat cedera patah tangan, menyebabkan tim Repsol Honda tidak meraih hasil maksimal.
Sejak absennya Marquez, tim Repsol Honda terlihat kehilangan arah. Bahkan, belum bisa meraih podium dalam kejuaraan yang sudah melangsungkan tujuh seri balapan.
"Tim Repsol Honda dalam situasi yang sulit. Tentu saja saya merasa dibutuhkan di sana," imbuh Marquez.
Baca juga: Lengan Bengkak Penyebab Marquez Tidak Tampil di Andalusia
Kini, tim Repsol Honda hanya dapat mengandalkan Alex Marquez, yang merupakan adik dari Marc Marquez. Kemudian, pembalap asal Jepang, Takaaki Nakagami, berikut Stefan Bradl, yang merupakan pengganti Marc Marquez.
"Namun, sepertinya sekarang sudah mulai normal. Rekan setim saya yang juga merupakan adik saya, juga terlihat memiliki progres yang baik," ungkapnya.
Diketahui, Alex tampil enerjik pada seri sebelumnya di MotoGP Emilia Romagna. Alex mampu finis di urutan ketujuh dan merupakan hasil terbaiknya selama tujuh seri balapan.
"Nakagami dan adik saya Alex, telah melakukan langkah besar. Secara keseluruhan di hasil akhir cukup bagus untuk mereka," tandas Marquez.(MotoGP/OL-11)
Saat ini, Marc Marquez masih terikat kontrak hingga akhir 2027 bersama Ducati Lenovo. Namun, dinamika bursa transfer pembalap yang sering bergerak lebih cepat memicu berbagai spekulasi.
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Kini, Marc Marquez hanya terpaut satu gelar dari pemegang rekor sepanjang masa, Giacomo Agostini, yang mengoleksi delapan gelar juara dunia kelas utama.
Meski saat ini masih berada di puncak performa, Marc Marquez menyadari bahwa batasan tubuhnya akan menjadi penentu utama kapan ia harus gantung helm.
MARC Marquez dinilai memiliki bakat dan kecepatan luar biasa, tetapi tidak mempunyai daya tarik dan magis seperti Valentino Rossi.
Juara dunia MotoGP 2025 Marc Marquez mengantisipasi kemungkinan adanya penurunan performa yang bisa ia alami di musim depan meskipun baru saja mendominasi musim 2025 bersama Ducati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved