Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
HARI Olahraga Nasional dapat menjadi ajang refleksitas dari pembinaan atlet-atlet Indonesia di masa yang sebelumnya. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora RI) Zainudin Amali pun telah menetapkan bahwa tema besar Hari Olahraga Nasional 2020 adalah Sport Science, dan dirinya berharap banyak pihak dapat menggunakan Sport Science sebagai bagian penting dari pembinaan atlet di berbagai cabang olahraga.
Sejalan dengan itu, PT Ajinomoto Indonesia mengaku sangat mendukung olah raga Indonesia. Untuk itu mereka juga menerapkan sport science dalam program unggulannya, Winning Meals Kachimeshi®, guna meningkatkan prestasi atlet di Indonesia.
Baca juga: KONI Dukung Pemanfaatan dan Pengembangan Sport Sience
Di Indonesia, program Winning Meals Kachimeshi® bertujuan untuk mewujudkan kinerja yang lebih baik dari atlet nasional agar dapat bersaing dan menjadi juara di kancah internasional. Program ini meliputi support pemberian menu makanan dan nutrisi yang disesuaikan dengan kebutuhan dari atlet tersebut, dan juga disesuaikan dengan porsi latihan yang dijalani, mulai dari kebutuhan karbohidrat, protein, lemak, dan lainnya. Program ini pun di jalankan secara konsisten untuk membentuk performa atlet agar selalu dalam level tertinggi.
Salah satu atlet yang mendapt dukungan mereka yakni perenang I Gede Siman Sudartawa. Dirinya dibantu dan dimonitor oleh pelatih Albert Sutanto dan ahli gizi professional di bidang olahraga (Sport Nutritionist), Emilia Achmadi.
Asupan gizi menjadi hal mendasar yang harus diperhatikan dalam menopang prestasi para atlet di dunia olah raga internasional. Menurut Emilia Achmadi, nutrisi menjadi bagian fundamental yang wajib diperhatikan.
"Untuk pembentukan dan kekuatan otot, fokus ditujukan pada jenis dan kuantitas karbohidrat serta protein. Untuk daya tahan tubuh, fokus akan tertuju pada protein dan mikro nutrisi seperti vitamin C dan seng. Namun, semua komponen nutrisi penting untuk physical development dan peak performance seorang atlet,”ungkap Emilia.
“Semua negara maju yang mendominasi di dunia olah raga dan atlet professional yang menguasai podium internasional menerapkan program nutrisi tidak hanya pada masa karier mereka sebagai atlet professional, tetapi juga pada saat mereka memulai karier sebagai atlet junior,” lanjutnya.
Ia tak menampik bahwa cita rasa menjadi salah satu faktor penting untuk membuat makanan yang sesuai dengan kebutuhan atlet. “Cita rasa menjadi salah satu faktor penting untuk seorang atlet mengingat jumlah kalori yang harus dikonsumsi setiap harinya,” ucap Emili.
“Ada 5 rasa dasar yang dapat dideteksi oleh lidah manusia, manis, pahit, asam, asin, umami. Semua rasa ini kita dapati dengan menggunakan bumbu seperti gula, garam, MSG, merica, dll. Saya rasa dengan penggunaan bumbu secukupnya, maka ini menjadi salah satu faktor penting dalam makanan yang dibutuhkan seorang atlet,” tambahnya. (Ant/A-1)
Aktivitas fisik tetap menjadi komponen penting dalam menjaga kebugaran. Namun, pilihan jenis olahraga harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi fisik masing-masing individu.
Simak tips puasa bagi pekerja lapangan agar tetap sehat, terhidrasi, dan produktif selama Ramadan, mulai dari sahur hingga berbuka.
Simak tips aman bagi lansia saat menjalani puasa Ramadan 1447 H, termasuk menu sahur bergizi, hidrasi cukup, olahraga ringan, dan istirahat yang cukup agar tetap sehat.
Simak tips sahur, hidrasi, istirahat, dan olahraga ringan agar tubuh tetap sehat dan kuat saat menjalani hari pertama puasa Ramadan.
Pola makan sehat di komunitas pedesaan tidak hanya bergantung pada akses toko, tetapi sangat dipengaruhi oleh dukungan keluarga dan kepercayaan diri dalam mengelola makanan.
Kekurangan asupan nutrisi bukan sekadar masalah fisik atau tubuh yang terlihat kurus. Lebih jauh, ketidakseimbangan gizi dapat mengganggu struktur fundamental otak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved