Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGURUS Besar Wushu Indonesia (PB WI) menerima dana pelatnas jangka panjang dari Kemenpora sebesar Rp6,23 miliar yang salah satu fungsinya untuk meningkatkan prestasi cabang olahraga andalan Indonesia itu.
Perjanjian Kerja Sama antara Kemenpora yang diwakili PPK PPON Kemenpora Yayan Rubaeni dengan Sekjen PB WI Ngatino terkait dana fasilitasi Pelatnas dan pembinaan jangka panjang 2020 dilakukan di Golden Ballroom Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (25/8) malam.
Ketua Umum PB WI Airlangga Hartarto yang juga hadir dalam kegiatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada Kemenpora yang memberikan dana fasilitasi pelatnas dan pembinaan jangka panjang 2020 untuk cabang olahraga wushu.
Baca juga: Sambut Hari Olahraga Nasional, Kemenpora Siapkan Tiga Tema
"Ini semua akan kami gunakan untuk meningkatkan prestasi atlet-atlet wushu yang saat ini telah mengukir prestasi untuk lebih berprestasi lagi. Kami laporkan juga bahwa PB WI telah terakreditasi oleh BSANK," kata pria yang juga menjabat Menko Perekonomian Kabinet Indonesia Maju dalam keterangan resminya.
Mekanisme proses penyaluran bantuan dilakukan dengan me-review substansi program pada proposal yang diajukan, yang dilakukan tim yang berjumlah 5 orang dari unsur Kemenpora, Akademisi, dan Praktisi.
Selanjutnya dilakukan seleksi administrasi termasuk Rencana Anggaran Biaya berdasarkan hasil review oleh tim yang dibentuk oleh PPK. Hasilnya disepakati dari usulan anggaran Rp6.705.985.000 disetujui bantuan sebesar Rp6.239.085.000.
Penyaluran dilakukan melalui transfer dari KPPN Kemenkeu langsung ke Rekening PB WI. Tahap 1 dicairkan sebesar 70% dari total bantuan dan tahap 2 sebanyak 30% akan setelah LPJ minimal 80% dari anggaran tahap 1 telah dirampungkan.
Adapun komponen dana fasilitasi yang diberikan meliputi honorarium, akomodasi, suplemen, peralatan, perlindungan kesehatan dalam rangka pencegahan covid-19, tiket pemanggilan dan pemulangan, sewa tempat latihan dan jaminan kesehatan dari BPJS Ketenagakerjaan yang diperuntukkan bagi manajer, atlet, pelatih dan tenaga pendukung.
Airlangga menambahkan, selama ini, wushu terus melakukan pembinaan atlet secara berjenjang dengan melibatkan pembinaan di daerah. Untuk pelatnas sendiri ada kurang lebih 34 atlet yang merupakan atlet binaan secara berjenjang.
Sementara, Menpora Zainudin Amali mengatakan bantuan dana pelatnas yang diberikan Kemenpora ini diharapkan bisa membantu meningkatkan prestasi cabang olahraga wushu di event internasional. Apalagi, wushu, selama ini, menjadi salah satu penyumbang medali di SEA Games atau Asian Games.
"Wushu, selama ini, menjadi salah satu penyumbang medali. Bantuan ini saya harap bisa meningkatkan prestasi wushu," katanya.
Menpora mengingatkan agar pengelolaan dana pelatnas ke cabang olahraga dilakukan dengan baik. Setiap proposal yang masuk direview oleh tim dari
berbagai unsur dan penyaluran sesuai tahapan.
"Saya ingatkan, sekarang BPK juga memeriksa langsung cabor-cabor, secara random siap-siap saja, agar semua dilaksanakan sesuai perjanjian yang disepakati bersama," pesan Zainudin Amali. (Ant/OL-1)
Prestasi gemilang yang ditorehkan kontingen Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand tidak hanya menjadi catatan sejarah olahraga nasional.
Presiden Prabowo Subianto menyerahkan bonus bagi atlet berprestasi SEA Games ke-33 Thailand. Ia berpesan dana tersebut dijadikan tabungan, bukan sekadar upah.
Kemenpora bersama FAO mendorong keterlibatan generasi muda Indonesia dalam sektor pertanian, perikanan, dan peternakan sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan nasional
Kemenpora membuka peluang domino masuk agenda olahraga nasional termasuk dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir meminta masukan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat terkait program deregulasi aturan di Kementerian Pemuda dan Olahraga.
TIM bulutangkis Indonesia tengah memasuki fase pematangan menuju SEA Games Thailand 2025 yang dijadwalkan berlangsung pada 6 sampai 20 Desember.
Patricia menegaskan ambisinya untuk terus meningkatkan kualitas latihan sebagai bekal menghadapi agenda yang lebih besar, termasuk Asian Games.
Di SEA Games 2025, Edgar Xavier Marvelp sukses menyumbangkan satu medali emas dan satu medali perak.
Sementara itu, satu-satunya medali perunggu pada hari terakhir disumbangkan Harry Brahmana yang turun di kelas 70 kilogram.
Menembak dan wushu masing-masing menyumbang satu emas.
EDGAR Xavier Marvelo menyumbangkan medali emas pertama cabang wushu bagi Kontingen Indonesia pada SEA Games ke-33 Thailand 2025. Seraf Naro mengamankan medali perak.
Dua medali perak yang diraih Indonesia dari cabang olahraga wushu berasal dari kategori beregu Duilian (seni berpasangan).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved