Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PRODUSEN Supercar, McLaren berencana untuk memutus kontrak kerja 1.200 karyawannya akibat terdampak hebat pandemi covid-19 dari sisi penjualan.
PHK sekitar 1/4 karyawan McLaren itu sekaligus memberikan dampak signifikan terhadap divisi balap McLaren yang tampil di ajang Formula 1.
"Kami akui berat mengambil keputusan melakukan restrukturisasi yang berdampak pekerja kami. Pemotongan ini juga akan berdampak pada bentuk dan jumlah pekerja pada tim F1 kami," kata Paul Walsh, Kepala Eksekutif McLaren.
Media di Inggris menyebut, sekitar 70 dari 800 pekerja di tim F1 McLaren akan terdampak kebijakan pemotongan karyawan itu.
Walsh mengatakan, pihaknya sudah berusaha untuk menghindari pemecatan karyawan, namun pandemi covid-19 yang membuat neraca penjualan McLaren terdampak membuat produsen asal Inggris itu harus melakukan penghematan di seluruh area bisnisnya.
"Kami tidak punya pilihan lain selain mengurangi jumlah karyawan," ujar Walsh.
Tertundanya musim balap F1 musim ini, ikut berkontribusi terhadap hilangnya pendapatan McLaren yang merupakan salah satu tim tertua di F1 yang berlaga sejak era 1960.
Baca juga : Kvitova Pilih Grand Slam Dibatalkan Ketimbang tanpa Penonton
McLaren tercatat sukses mengamankan 12 gelar juara dunia F1 dari pembalapnya. Nama besar seperti Alain Frost dan Ayrton Senna pernah membela tim tertua kedua di F1 itu. Di kategori konstruktor, McLaren tercatat 8 kali memegang juara dunia.
Namun, nama besar McLaren tenggelam oleh gemerlap Mercedes dan Ferrari dalam beberapa tahun terakhir. Dua pembalapnya kini, Carlos Sainz jr dan Lando Norris bahkan belum bisa naik podium utama dan hanya sekali naik podium selama membela McLaren.
McLaren kini juga sedang melobi penyelenggara F1 untuk mengaplikasikan kebijakan keuangan yang lebih longgar agar tim-tim yang tidak punya dana raksasa seperti Mercedes dan Ferrari bisa terus berlomba.
Meski terdampak hebat, inovasi produk tetap dijalankan McLaren. Walsh menyebut, kini pihaknya sedang mengembangkan mobil yang lebih ringan dengan tenaga hybrid yang akan mulai diproduksi akhir tahun ini.
Untuk mewujudkannya, McLaren sedang mengumpulkan dana sebesar 275 juta pound sterling. Namun, pengajuan pinjaman sebesar 150 juta pound sterling ke pemerintah Inggris baru-baru ini ditolak. (AFP/OL-7)
Kombinasi gerakan mengayun dan suara mesin kendaraan bekerja secara sinergis menenangkan sistem saraf anak.
Mobil bukan hanya alat transportasi, tetapi juga bagian dari gaya hidup dan penunjang aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, memilih mobil yang tepat menjadi keputusan penting
Maung tidak hanya sekadar kendaraan militer, tetapi kini bertransformasi menjadi simbol kematangan rekayasa industri nasional.
Peningkatan target IIMS ini sejalan dengan bertambahnya jumlah merek peserta, baik dari kategori kendaraan penumpang, roda dua, hingga industri pendukung lainnya.
Tanpa perlindungan yang tepat, mobil yang sering terpapar cuaca outdoor berisiko mengalami berbagai masalah serius.
Anggapan bahwa mengisi bensin di siang hari mendapatkan volume lebih sedikit ketimbang di malam hari memang memiliki landasan ilmiah, namun dampaknya tidaklah signifikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved