Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PIHAK Formula 1 resmi menyatakan Grand Prix Inggris di Sirkuit Silverstone, Minggu (19/7) akan digelar tanpa penonton. Keputusan itu juga disampaikan pihak Silverstone.
Direktur Pelaksana Silverstone Stuart Pringle mengatakan menggelar balapan dengan menyedot 350 ribu penggemar tidak mungkin dilakukan. Hal itu mengingat masih ada ancaman dari virus korona atau covid-19.
"Saya sangat kecewa memberi tahu bahwa kami tidak dapat menggelar Grand Prix Inggris tahun ini di depan para penggemar di Silverstone," kata Pringle, melalui keterangan tertulisnya, Senin (27/4).
Pringle mengatakan keputusan ini adalah langkah yang tepat di saat kondisi belum memungkinkan untuk digelar dengan ribuan penonton. Ia mengatakan saat ini yang menjadi prioritas adalah menjamin kesehatan dan keselamatan semua orang.
Pringle mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan Departemen Digital, Budaya, Media, dan Olahraga untuk membahas mekanisme menggelar balapan tanpa penonton.
Ia mengatakan balapan akan disiarkan melalui televisi dan sedikit mengobati kerinduan para fans.
"Jika ini memungkinkan, kalian akan merasa sedikit terhibur karena Grand Prix Inggris Formula 1 Pirelli 2020 akan tersedia untuk ditonton langsung di Sky dan Channel 4," kata Pringle.
Para fans yang telah memengang tiket dapat mengalihkan pesanannya untuk balapan musim 2021 atau mengambil kembali uang mereka. Untuk balapan musim depan, pihak Silverstone juga akan memberikan ribuan tiket kepada tenaga medis dan pekerja garda terdepan yang berjuang melawan covid-19. (formula1/OL-2)
Pria asal Monako itu mengingat kembali insiden pada GP Tiongkok 2025 ketika kedua mobil Ferrari didiskualifikasi setelah balapan.
Menjelang seri kedua musim ini di Grand Prix Tiongkok di Shanghai akhir pekan ini, Norris mulai menunjukkan nada yang lebih optimistis.
Max Verstappen, secara terbuka menyatakan harapannya Red Bull bisa tampil lebih kompetitif demi menandingi dominasi Mercedes di Formula 1 musim ini.
Di GP Australia, Minggu (8/3), duo pebalap Mercedes tampil tanpa cela. George Russell dan Kimi Antonelli finis satu-dua.
Max Verstappen, harus puas finis di posisi keenam GP Australia dengan selisih waktu yang cukup mencolok, yakni 54,617 detik dari sang pemenang, pembalap Merceds George Russell.
Menurut George Russell, perdebatan mengenai kenyamanan mobil merupakan pola lama yang selalu berulang setiap kali ada transisi regulasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved