Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
PEBULU TANGAKIS ganda campuran Tontowi Ahmad menyatakan belum mengajukan surat resmi pengunduran dirinya dari pelatnas Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI). Pebulu tangkis yang akrab disapa Owi tersebut menyatakan belum bisa berbicara banyak soal kabar dirinya akan meninggalkan pelatnas Cipayung.
"Masih belum bisa jawab. Nanti saja kalau sudah resmi saya bisa ngobrol-ngobrol," tutur Owi melalui pesan singkat, kemarin.
"Saya tidak enak mau komentar apa-apa karena belum ada surat resminya. Jika sudah ada surat resmi, baru saya bisa bicara," tambahnya.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Susi Susanti, mengatakan masih belum mendapatkan informasi terkait dengan mundurnya Owi. Susi mengaku hingga kini dirinya belum berbicara tentang hal tersebut dengan Owi. "Masih belum secara resmi. Kita tunggu saja," ucap Susi.
"Belum ada komunikasi karena saya baru pulang dari Manila dan ada beberapa rapat, jadi belum ketemu juga. Saya belum bisa kasih statement apa pun, jadi tunggu saja biar enggak simpang siur," tambah Susi.
Sebelumnya, beredar kabar Owi akan mundur dari pelatnas PBSI seusai kontraknya dengan pelbagai sponsor habis per Maret 2020 mendatang. Dikabarkan, mantan pasangan Liliyana Natsir itu telah melakukan komunikasi dengan sang pelatih, Richard Mainaky, terkait dengan rencana mundur dari pelatnas.
Richard mengaku tidak tahu-menahu kondisi anak buahnya itu, tapi telah memberitahukannya soal keinginan mundur dari pelatnas Cipayung. "Dia bilang setelah kontrak selesai mengundurkan diri. Itu baru bilang secara WhatsApp ke saya. Tapi, untuk secara resmi saya belum tahu sampai di mana," ujar Richard.
Disebutkan, keputusan Owi mundur disebabkan belum juga menemui pasangan yang cocok, setelah tidak lagi berpasangan dengan Lilyana Natsir. Bersama Lilyana yang sudah gantung raket, Owi meraih berbagai gelar, seperti emas Olimpiade Rio 2016 dan juara dunia 2013 dan 2017.
Setelah Lilyana pensiun, Owi sempat dipasangkan dengan Winny Oktavina Kandow hingga Apriyani Rahayu. Namun, hasil yang didapat tidak seperti yang diharapkan. (Ykb/R-1)
Turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026, akan menjadi panggung pembuktian bagi pebulu tangkis tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan.
Di laga Jerman Terbuka, Tiwi/Fadia menundukkan wakil Denmark, Kathrine Vang/Mette Werge, dengan skor meyakinkan 21-8 dan 21-14.
Turnamen ini diikuti 518 atlet dari 28 klub, yang terdiri atas 25 klub mitra.
Indonesia Terbuka level Super 1000 kini berdurasi 11 hari. PBSI sebut ini investasi strategis untuk prestise turnamen, peluang atlet, dan pengalaman sportainment bagi penonton.
BWF mengumumkan transformasi besar World Tour 2027-2030. Denmark Open naik ke level Super 1000, total 36 turnamen setahun, format baru, dan hadiah hingga USD 26,9 juta.
PP PBSI menjadikan capaian di Kejuaraan Beregu Asia (BATC) 2026 sebagai bahan evaluasi krusial untuk mematangkan skuad menuju Piala Thomas dan Uber 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved