Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDAcampuran Indonesia, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja sukses mengamankan tiket final Thailand Masters setelah mengalahkan wakil Malaysia Tan Kian Meng/Lai Pei Jing dengan skor 21-19, 21-23, 21-17. Hafiz/Gloria menjadi satu-satunya wakil Indonesia di laga puncak, Minggu (26/1) besok.
Hafiz/Gloria juga sukses melakukan pembalasan, karena sebelumnya dikalahkan Tan/Lai di Singapore Open 2019 dengan 16-21, 22-20, 20-22. Gloria mengaku sebelum laga memiliki keyakinan untuk revans dan lolos ke babak final.
“Kami terakhir ketemu di Singapura tahun lalu. Itu juga bisa dibilang karena kalah hoki. Jadi sebenarnya dari awal ada keyakinan kalau kami bisa melewati pertandingan ini,” ungkap Gloria dilansir dari keterangan resmi PBSI, Sabtu (25/1).
Hafiz/Gloria sempat kecolongan pada set kedua. Beberapa kesalahan sendiri membuat pasangan Malaysia memaksa rubber set.
“Kecolongan di game keduanya itu menurut saya karena kontrol temponya agak pelan. Jadi ada beberapa part yang kami pelanin jadinya nyangkut atau malah out. Missnya di sana saja,” kata Gloria.
Pada game penentu setelah sedikit ketat di awal dengan 1-0, 3-2, 7-5, Hafiz/Gloria kemudian menjauh dengan skor 13-7. Meski lawan mencoba menyusul, perolehan angka Hafiz Gloria belum bisa terlampaui. Mereka akhirnya menang dengan skor 21-17 di game ketiga.
Di laga final besok, Hafiz/Gloria berhadapan dengan wakil Inggris, Marcus Ellis/Lauren Smith. Pasangan Indonesia berbekal modal positif, karena unggul pada pertemuan terakhir di Japan Open 2019 dengan 21-23, 21-13, 21-13.
“Besok siap capek lagi. Karena sebelumnya ketemu di Jepang juga ramai. Hampir-hampir (kalah) juga. Selain siap capek, harus siap juga fokusnya. Jaga kondisi aja pokoknya,” kata Gloria.
Meski lebih diunggulkan di atas kertas, Hafiz/Gloria tak mau lengah dari lawannya tersebut. Mereka mengaku telah mempersiapkan strategi untuk pertandingannya besok.
“Dibilang kuat sih enggak. Cuma mereka bisa memainkan tempo. Kadang cepat, kadang lambat. Terus mereka juga kenaan terus kalau di lapangan. Kami harus lebih siap,” ujar Gloria. (OL-8)
Kriteria ketat diberlakukan bagi para peserta. PBSI merujuk pada hasil Kejuaraan Nasional (Kejurnas) 2025 serta peringkat nasional per 24 Desember 2025.
Adnan mengaku fokus utamanya saat ini adalah memulihkan kondisi fisik.
Pada Season 1, Campus League akan mempertandingkan tiga cabang utama, yaitu bola basket, bulu tangkis, dan futsal.
Kurniahu Tjio Kay Kie, mantan atlet sekaligus ayahanda dari legenda ganda putra Marcus Fernaldi Gideon, meninggal dunia pada Kamis (29/1) dini hari.
Pelatih ganda campuran Rionny Mainaky menjelaskan Felisha mengeluhkan gangguan pada lengan kanannya setelah tampil pada semifinal Indonesia Masters 2026.
Bagi barisan pemain muda Indonesia, ajang Super 500 ini menjadi ujian mental yang sesungguhnya. Ainur menyoroti kiprah Joaquin/Raymond yang meski gagal meraih gelar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved