Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
PEBULU tangkis ganda putri Apriyani Rahayu mengaku bersemangat dengan tanggung jawab barunya yang diberikan oleh Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI).
Untuk itu ia siap memberikan yang terbaik dalam tugas barunya. Menurut rencana Apriyani bakal bermain bersama Tontowi Ahmad di nomor ganda campuran mulai tahun depan.
Pasangan baru ini rencananya akan diturunkan di gelaran Malaysia Masters 2020. Namun, peringkat dunia yang terlampau rendah membuat nama keduanya tergusur dari babak kualifikasi.
Baca juga: Tim Bulu Tangkis Indonesia Keluhkan Transportasi SEA Games
"Main di ganda putri dan ganda campuran itu bukan suatu hal yang gampang. Tinggal bagaimana kita bisa menjaganya dua-duanya secara beriringan," ujar Apriyani, Rabu (25/12).
Ia tak ingin menyia-nyiakan kesempatan bermain dengan atlet yang akrab disapa Owi itu. Pebulu tangkis asal Kendari itu bakal berusaha tenaga untuk menyerap ilmu dan pengalaman seorang Owi.
"Saya tak ingin sia-siakan waktu yang ada dan kesempatan yang ada," ucap Apriyani.
Apriyani hingga kini belum sempat berlatih bersama dengan Owi yang menjadi juara Olimpiade Rio 2016 bersama Liliyana Natsir itu.
"Kemarin saya masih persiapan untuk SEA Games dan World Final Tour 2019. Mungkin kalau Owi sudah mulai berlatih saya akan latihan di ganda campuran bersama kak Owi," ujarnya.
Selama ini Apriyani merupakan pebulutangkis spesialis ganda putri. Ia saat ini berpasangan dengan Greysia Polii dan menduduki peringkat delapan dunia.
Awal mula rencana Apriyani dipasangkan dengan Owi lahir berkat kerjasama ganda campuran dan ganda putri khusus pemain.
Adapun pertimbangan pelatih kepala ganda campuran Richard Mainaky menceraikan Owi/Winny Oktavina untuk sementara dikarenakan dirinya ingin fokus untuk membentuk pemainnya dalam waktu jangka panjang.
Ia ingin Winny bisa lebih matang lagi ketika kembali dipasangkan dengan Akbar Bintang Cahyono. (Ykb/A-3)
Turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026, akan menjadi panggung pembuktian bagi pebulu tangkis tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan.
Di laga Jerman Terbuka, Tiwi/Fadia menundukkan wakil Denmark, Kathrine Vang/Mette Werge, dengan skor meyakinkan 21-8 dan 21-14.
Turnamen ini diikuti 518 atlet dari 28 klub, yang terdiri atas 25 klub mitra.
Indonesia Terbuka level Super 1000 kini berdurasi 11 hari. PBSI sebut ini investasi strategis untuk prestise turnamen, peluang atlet, dan pengalaman sportainment bagi penonton.
BWF mengumumkan transformasi besar World Tour 2027-2030. Denmark Open naik ke level Super 1000, total 36 turnamen setahun, format baru, dan hadiah hingga USD 26,9 juta.
PP PBSI menjadikan capaian di Kejuaraan Beregu Asia (BATC) 2026 sebagai bahan evaluasi krusial untuk mematangkan skuad menuju Piala Thomas dan Uber 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved