Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
PASANGAN ganda putri Indonesia, Greysia/Apriyani mengakui tampil di bawah performa setelah dipecundangi pasangan Malaysia, Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean, di babak pertama Fuzhou Tiongkok Terbuka 2019 pada Rabu (6/11).
Keduanya gagal mengatasi tekanan yang dilancarkan ganda putri Malaysia yang diilancarkan sejak awal laga. Gresyia/Apriyani yang diharapkan bisa juara di Fuzhou pun harus angkat koper lebih cepat usai takluk dua gim langsung, 19-21, 16-21.
Greysia/Apriyani memang terlihat tampil tak seperti biasanya. Mereka harus bermain di bawah bayang-bayang kontrol lawan dan tak bisa keluar dari tekanan.
Kuan/Yean sanggup mengatur ritme permainan yang membuat Greysia/Apriyani kesulitan menguasai lapangan.
“Penampilan kami benar-benar di bawah performa biasanya. Sangat mengecewakan dan jauh dari harapan. Di pertandingan tadi, aura untuk menangnyatidak dapat,” ucap Greysia dikutip dari laman PP PBSI.
Baca juga : Praveen/Melati Mulus ke Babak Kedua Fuzhou Terbuka 2019
Di gim pertama, sejatinya Greysia/Apriyani sanggup memimpin perolehan skor hingga kedudukan 16-13.
Namun, pasangan non-unggulan asal Malaysia itu menyamakan kedudukan menjadi 17-17, dan membuat Greysia/Apriyani kewalahan.
Pertahanan yang rapat dan pergerakan yang lincah menjadi kunci Kuan/Yean bisa mengalahkan pasangan ganda putri delapan dunia itu.
“Pastinya kami akan ada usaha untuk memperbaiki diri, kita lihat saja dalam tiga bulan ke depan. Mudah-mudahan kami bisa mengatasinya,” tutur Greysia.
Dengan hasil ini, maka nomor ganda putri tak ada wakil Indonesia ke babak kedua di ajang level 750 itu. (OL-7)
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang kembali menunjukkan dampak investasi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal.
Pengiriman karyawan Indonesia itu sekaligus juga merupakan kiat investor untuk lebih memastikan kesiapan operasional pabrik di Batang sesuai standar global.
AHLI biologi dari Hebei University, Tiongkok, Ming Li bersama rekan-rekannya melakukan penelitian dan menemukan bahwa rambut bisa mendeteksi Parkinson
Tiongkok melarang ekspor barang dwiguna ke 20 entitas pertahanan Jepang, termasuk Mitsubishi Heavy Industries dan Kawasaki Heavy Industries.
Ledakan toko petasan di Xiangyang, Hubei, Tiongkok, tewaskan 12 orang di tengah perayaan Imlek. Insiden ini picu kembali debat larangan kembang api akibat isu keamanan.
Kedutaan Besar China di AS membantah keras tudingan uji coba nuklir Beijing, menyebutnya sebagai manipulasi politik Washington untuk menjaga hegemoni nuklir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved