Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zaenuddin Amali berharap cabang olahraga pencak silat menjadi penyumbang medali emas pada perhelatan SEA Games Filipina yang akan digelar mulai 31 November hingga 12 Desember 2019.
Harapan tersebut disampaikan Zaenuddin saat melakukan kunjungan di Pelatnas pencak silat yang berlokasi di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Senin (28/10).
"Pencak silat menjadi harapan penyumbang medali. Totalnya ada sembilan nomor, jangan sampai ada satu nomor pun yang terlepas. Semuanya harus diambil. Jangan berpikir kalau kita sabet semua, negara lain malah tidak mau ikut tanding lagi," kata Zaenuddin melalui siaran resmi yang diterima, Senin (28/10).
Menurut dia, saat ini, pencak silat sudah bukan lagi olahraga kampung, tetapi justru sudah mendunia. Oleh karena itu, dia berharap prestasi pencak silat Indonesia terus meningkat dari waktu ke waktu.
Baca juga: Menpora Jamin tidak Ada Pemotongan Dana
"Silat bukan lagi olahraga kampung, sekarang sudah mendunia, bahkan di Amerika saja sudah mulai digemari. Jangan sampai olahraga yang lahir di negara kita ini, malah membuat prestasi kita menurun, sementara negara lain malah meningkat," ujar Zaenuddin.
Sementara itu, Manajer Tim Pencak Silat Indonesia Sunarno menuturkan tim pencak silat Indonesia akan berjuang keras untuk memenuhi target tiga sampai empat medali emas dari total sembilan emas yang diperebutkan di SEA Games Filipina nanti.
"Kami tidak bisa menyapu bersih sembilan medali emas yang diperebutkan, karena kita juga harus memperhitungkan lawan berat, seperti Malaysia, Singapura, Vietnam, dan Filipina. Tapi setidaknya kami bisa menargetkan tiga sampai empat medali emas," tutur Sunarno.
Dia mengungkapkan SEA Games dan Asian Games merupakan ajang yang berbeda. Apabila pada Asian Games 2018, tim pencak silat Indonesia mampu meraih 14 medali emas dari total 16 medali emas yang diperebutkan, pencapaian tim Indonesia mungkin akan berbeda di SEA Games nanti.
"Di Asian Games 2018, pencak silat pertama kali dipertandingkan, sehingga bisa menjadi lumbung medali emas. Tapi di SEA Games 2019, hanya sembilan nomor yang dipertandingkan, lebih sedikit medali emasnya. Itu berarti persaingan akan lebih ketat lagi," ungkap Sunarno. (OL-2)
Prestasi gemilang yang ditorehkan kontingen Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand tidak hanya menjadi catatan sejarah olahraga nasional.
Presiden Prabowo Subianto menyerahkan bonus bagi atlet berprestasi SEA Games ke-33 Thailand. Ia berpesan dana tersebut dijadikan tabungan, bukan sekadar upah.
Kemenpora bersama FAO mendorong keterlibatan generasi muda Indonesia dalam sektor pertanian, perikanan, dan peternakan sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan nasional
Kemenpora membuka peluang domino masuk agenda olahraga nasional termasuk dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir meminta masukan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat terkait program deregulasi aturan di Kementerian Pemuda dan Olahraga.
TIM bulutangkis Indonesia tengah memasuki fase pematangan menuju SEA Games Thailand 2025 yang dijadwalkan berlangsung pada 6 sampai 20 Desember.
Tata kelola organisasi yang profesional dan pemenuhan standar global menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar jika ingin melangkah lebih jauh di level internasional.
Muhammad Zaki Zikrillah Prasong mengakhiri kiprahnya di SEA Games 2025 dengan merebut emas nomor tanding putra kelas C 55-60 kg.
Film ini menampilkan pertarungan fisik berdarah-darah. Di sisi lain, elemen drama dalam film ini juga cukup kuat, terutama terkait hubungan persaudaraan.
PB IPSI tidak membebani para atlet dengan target medali di ISG kali ini.
Keikutsertaan Indonesia di AYG dan ISG bukan semata untuk berkompetisi, melainkan juga sebagai upaya diplomasi olahraga.
Pembukaan PON Bela Diri 2025 disemarakkan dua pesilat kawakan Indonesia yang juga dikenal di panggung internasional, Yayan Ruhian dan Cecep Arif Rahman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved